Ribuan Rumah Terendam Banjir Rob, Warga Tagih Janji Wali Kota Medan -->

Iklan Semua Halaman

Ribuan Rumah Terendam Banjir Rob, Warga Tagih Janji Wali Kota Medan

Redaksi
Kamis, 07 Oktober 2021



METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Siang dan Malam hari Banjir rob atau pasang laut telah menghantui warga dan merendam ribuan rumah warga di 6 kelurahan Kecamatan Medan Belawan, Kamis (7/10/2021) pukul 01.00 WIB dini hari.


Genangan air yang merendam secara meluas di Kelurahan Belawan I, Belawan II Belawan Sicanang, Belawan Bahagia, Belawan Bahari dan Bagan Deli, mengakibatkan masyarakat berjaga-jaga keluar rumah melihat kondisi tersebut.

 

Musibah alam itu sudah terjadi di siang hari, namun kembali terjadi tengah malam. Meluasnya genangan air laut setinggi paha orang dewasa ke daratan, telah menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Belawan.


Masyarakat yang mengalami musibah banjir harus rela barang perabotan dan kendaraan mereka tergenang air, dan memilih untuk begadang agar dapat menantau kondisi air pasang tersebut.




“Coba lihat tengah malam ini. Banjir rob sudah meluas ke seluruh pelosok Belawan. Malam ini kami tidak tidur, semua barang perabotan dan kendaraan sudah tenggelam di dalam rumah,” keluh seorang warga, M Isa Basyir.

 

Basir juga meminta kepada Wali Kota Medan untuk melihat kondisi yang mereka alami. Kondisi banjir rob terus mereka rasakan, berharap kepada pemerintah untuk dapat memperhatikan kondisi banjir tersebut.




Terlihat genangan air yang merendam rumah warga di Kelurahan Belawan I, Belawan II Belawan Sicanang, Belawan Bahagia, Belawan Bahari dan Bagan Deli, membuat masyarakat berjaga-jaga di luar rumah.


“Pak wali kota, besok malam bapak turun ke Belawan. Biar bisa bapak lihat kondisi Belawan malam hari. Kami sudah tenggelam, mana janji bapak?. Mana perhatian bapak kepada kami,” keluh Basir di hadapan warga lainnya.


Stasiun Meteorologi Maritim Kelasa II Belawan telah memberikan imbauan genangan banjir berlangsung sejak tanggal 6 Oktober 2021 dan bakal berakhir sampai 11 Oktober 2021. 


Kewaspadaan ini telah disampaikan pihak Kecamatan ke jajaran lingkungan masyarakat di Belawan. (Hen)