Ketiban Rezeki, Dagangan Penjual Minyak Kusuk Habis Diborong Kapolres Pejuang Dhuafa -->

Iklan Semua Halaman

Ketiban Rezeki, Dagangan Penjual Minyak Kusuk Habis Diborong Kapolres Pejuang Dhuafa

Redaksi
Minggu, 12 September 2021



METROINDO.CO.ID | BATUBARA - Saat keliling menjajakan minyak kusuk Wak Ahmat (49) tanpa sengaja berpapasan Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH yang saat itu melakukan kunjungan Bhakti sosial di Kelurahan Bagan Arya, Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara. Minggu (12/9/2021).


Ahmad yang tidak menyadari kalau dirinya di perhatikan Kapolres Batubara saat sedang berjalan kaki di terik sinar matahari tepat pada pukul 11.30 wib dan menjajakan usaha minyak kusuk nya berpapasan dengan rombongan Kapolres dan Relawan Ksj serta Personil Bhabinkamtibmas di lokasi pesisir pantai yang pada saat itu sedang surut.


Merasa takut Ahmat yang berjalan meminggir semangkin tersudut dengan mendekatnya dirinya kepada Kapolres dan rombongan,  tanpa ia sadari Kapolres yang saat itu ingin menanyakan sedang berdagang apa ? Membuat Ahmad semakin bingung namun ruang sempit yang ada membuat dia terdiam dan hanya melihat.


"Bapak sedang berdagang apa, kenapa dari tadi saya perhatikan masyarakat tidak ada yang membeli," Hal ini di ungkapkan sosok Kapolres sang pejuang Dhuafa saat menghampiri Wak Ahmad itu sebutan masyarakat sekitar kepada seorang penjual minyak kusuk.


Kapolres juga mengatakan. Bagaimana kalau minyak kusuk nya saya saja yang borong semua, tanpa basa basi Kapolres mengeluarkan uang dan memborong semua minyak kusuk yang di datangkan Wak Ahmad. Sembari membagikan botol minyak kusuk kepada rombongan.


"Ini saya beli dan Wak Ahmad bisa cepat Pulang atau berdagang lagi , setelah habis di borong , semoga dagangan Wak Ahmad selalu laris ya," ungkap Kapolres dengan rasa akrab kepada wong cilik.


Semetara Wak Ahmad yang Masih belum percaya kalau Dagangan yang di jajakanya di borong habis mengatakan. "ini betulan ya pak minyak kusuk saya di beli habis," cetusnya seraya dengan memegang uang dari Kapolres dirinya pun kebingungan seakan tak percaya kalau saat ini ia memegang uang yang berlebih.


"Saya mimpi apa ya, padahal kalau saya berdagang paling satu hari hanya laku Satu atau dua botol saja dan saya hanya mendapat untung hanya 40 ribu itu pun kalau ada yang beli, dan kalau saya keliling masyarakat hanya beri uang kusuk perorang 10 ribu dan itu pun sulit saya mencari warga yang ingin di kusuk," katanya. 


"Hari ini saya mendapat rejeki namplok dagangan habis tersisa hanya 2 botol di tas saya, namun rezeki yang saya terima berlebih, saya bersyukur dan sangat berterimakasi kepada rombongan Kapolres dan Ksj, memang Ksj selalu membawa keberkahan," tandas Wak Ahmad sembari bersyukur. (Hen)