BD Sabu Labura Berhasil di Ciduk Serta Senjata Api Rakitan Turut di Amankan -->

Iklan Semua Halaman

BD Sabu Labura Berhasil di Ciduk Serta Senjata Api Rakitan Turut di Amankan

Redaksi
Senin, 23 Agustus 2021



METROINDO.CO.ID | LABUHANBATU – Satnarkoba Polres Labuhanbatu berhasil meringkus bandar sabu berinisial IS Alias Idar (34) yang merupakan warga Dusun VII, Desa Sonomartini, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara.


Pelaku ditangkap pada Minggu, (22/82021), lalu sekira pukul 15.00 Wib yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu bersama dengan Kanit Idik II IPDA Sujiwo S Priyono dengan barang bukti berupa 1 bungkus plastik klip tembus pandang diduga narkotika jenis sabu seberat 0.18 Gram, 1 bungkus berisikan narkoba jenis sabu seberat 0.12 Gram, uang tunai sebesar Rp.700.000, 1 buah tali pinggang, 1 unit timbangan elektrik dan 1 pucuk senjata laras pendek rakitan.


“Kita berhasil meringkus pelaku pada hari Minggu, dan petugas berhasil menyita seluruh barang bukti narkoba jenis sabu serta senjata laras pendek rakitan,” ucap Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan didampingi Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu. Senin (23/08/2021).




Deni menjelaskan, petugas sudah melakukan penyelidikan selama sepekan terhadap pelaku. Kemudian, pada hari Minggu, pelaku terlihat sedang menunggu pembeli di sebuah lokasi permainan Bilyard, dan saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat membuang narkotika jenis sabu tepat di bawah kursi pelaku duduk.


“Sudah sepekan petugas melakukan penyelidikan, tepat hari Minggu, Tim berhasil meringkus pelaku yang sempat membuang barang bukti narkoba tepat di bawah kursinya duduk,” terang Orang nomor Satu di Polres Labuhanbatu itu.


Dari hasil pemeriksaan. Lanjut Deni, pelaku berinisial IS merupakan ayah dari 3 orang anak yang sudah 2 bulan menjalankan bisnis haramnya, dengan keuntungan sebesar Rp.200.000/Gram. 


Sementara barang haram tersebut didapat IS dari abang kandungnya berinisial R. Namun, diduga telah bocor, saat melakukan penggerebekan, R tidak ditemukan.


“Pelaku memiliki 3 orang anak, dan baru menjalankan bisnis haramnya sekira 2 bulan yang lalu. Dirinya mengaku mendapat sabu tersebut dari abang kandungnya R. Namun, pelaku tidak ditemukan dan dinyatakan sebagai DPO,” tandasnya.


Tersangka berikut barang bukti telah diamankan, dan pelaku dikenakan Pasal 114 Sub Pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Hen)