Gawat..! Belawan Mencekam, Tawuran Semakin Memanas, Kios, Rumah Dirusak, Dibakar, dan Dijarah -->

Iklan Semua Halaman

Gawat..! Belawan Mencekam, Tawuran Semakin Memanas, Kios, Rumah Dirusak, Dibakar, dan Dijarah

Redaksi
Rabu, 21 Juli 2021



METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Aksi tawuran kembali terjadi semakin memanas. Ratusan pemuda dan remaja terlibat keributan saling lempar batu dan molotov berlangsung di Jalan KL Yos Sudarso, Km 22, Kelurahan Belawan Bahari l, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Rabu (21/7/2021) dini hari.


Tawuran kali ini semakin meluas, para kubu yang terlibat aksi tawuran telah merusak sejumlah rumah dan warung milik warga. Para pelaku tawuran banyak mengalami luka - luka akibat dari lemparan batu dari lawannya.


Tak hanya rumah warga, satu Gereja rumah ibadah juga nyaris terbakar akibat lemparan bom molotov. 


Pantauan di lokasi, tidak diketahui secara pasti penyebab tawuran yang berlangsung. Namun, secara tiba-tiba kedua kelompok telah kumpul di jalan yang mengakseskan Medan – Belawan. Keduanya, saling serang lemparan batu dan molotov.







Suasana di lokasi tampak ricuh, sebagian dari pelaku ada yang merusak dan membakar kios milik warga. Bahkan, aksi anarkis itu juga berujung penjarahan. Sebab, sejumlah pemilik warung yang dirusak kehilangan sejumlah barang dari tempat usahanya tersebut.


Dimana saat ini warga sedang kesulitan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. 




Rita (45) salah satu pedagang disekitar tawuran mengatakan, dirinya kehilangan sejumlah barang beharga.


"Gimana ini pak, barang elektronik, kompor gas, dan uangan 4 juta rupiah hingga emas yang dilemari abis diambil mereka," ucapnya sambil menangis.




Dirinya berharap kepada pihak kepolisian untuk cepat mengatasi tawuran tersebut yang sangat sering terjadi.


"Semoga Polisi bisa menangkap para pelaku dan bisa mengatasi aksi tawuran ini," harap ibu 4 anak itu.




Petugas kepolisian tiba di lokasi tawuran, untuk membubarkan para remaja, Polisi menembakan gas air mata.


Akhirnya petugas kepolisian dari Polsek Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan berhasil menguasai lokasi tawuran, Polisi juga menyisir lokasi dan menangkap 3 pemuda yang ikut dalam tawuran. 


Candra Salah satu warga Kelurahan Bahari mengatakan, rumah dan warungnya dirusak dan dibakar pekaku tawuran. 


"Saya, istri dan anak-anak harus mengungsi karena pelaku tawuran menjarah isi rumah," katanya.


Aksi tawuran yang melibatkan pemuda dari Lingkungan 1 sampai 13 dari Kelurahan Belawan Bahari dengan pemuda Jalan Pulau Krakatau Kelurahan Belawan Bahari membuat suasana mencekam, beberapa dari mereka yang terlibat tawuran mengalami luka-luka.


Polisi melakukan pembubaran dengan tembakan gas air mata berulang-ulang diletuskan ke lokasi pemuda yang terlibat tawuran dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Mhd R Dayan.

 

Dengan kondisi batu melayang di udara, polisi dengan bersusah payah masuk ke tengah-tengah kedua kubu yang terlibat tawuran.


Akhirnya, menjelang pagi aksi tawuran itu dapat dikendalikan. Suasana akses arus lalu lintas yang sempat terganggu kembali normal. Namun, sejumlah kios dan rumah termasuk pintu gereja tampak rusak di lokasi.


Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Mhd R Dayan mengatakan, pihaknya sudah mengamankan tiga pelaku yang terlibat tawuran.


“Sudah tiga pelaku kita amankan. Kita masih lakukan pengembangan lagi,” sebut Dayan.


Dikatakan Dayan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, agama dan pemuda untuk mencari tahu akar permasalahan tawuran tersebut.


“Siang ini kita akan lakukan rapat bersama, apa yang menjadi masalahnya akan segera kita cari solusinya,” pungkasnya. (Put)