Viral..!! Gegara Rebutan Cowok, 2 Gadis Remaja Dibully dan Disiksa Teman Sendiri -->

Iklan Semua Halaman

Viral..!! Gegara Rebutan Cowok, 2 Gadis Remaja Dibully dan Disiksa Teman Sendiri

Redaksi
Minggu, 14 Maret 2021
Foto tangkap layar, aksi pelaku saat menganiaya korban



METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Video viral beredar di media sosial (Medsos) aksi perundungan dengan durasi 55 detik, 104 detik dan 105 detik telah tersebar ke media sosial Whatsapp dan Facebook, sejak Sabtu (13/03/2021) siang,lalu.


Di mana, video tersebut menunjukkan aksi bullying atau perundungan terhadap dua gadis di Jalan Cimanuk pinggir rel, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Sumatera Utara. 


Para pelaku terus menyiksa kedua korban sambil direkam vodeo hingga tidak berdaya.


Viralnya vodeo kenakalan remaja itu mendapat hujatan dari masyarakat yang menonton. Nitizen mengutuk perbuatan para pelaku dan meminta agar Polres Pelabuhan Belawan menangkap para pelakunya.


Informasi yang dihimpun. Minggu (14/03/2021), menyebutkan kedua korban yang mengalami perundungan masing-masing ZS (13) dan DAP (15). Keduanya merupakan warga Kecamatan Belawan.


Sementara, para pelakunya yakni RS (15), NR (14), NA (15), dan NA (15). Mereka bertempat tinggal sama dengan kedua korban.


Kejadian perundungan itu terjadi pada Jumat (13/3/2021) siang kemarin sekira pukul 13.30.


Saat itu, kedua korban dengan keempat pelaku berjanji bertemu di Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, untuk menyelesaikan permasalahan di antara mereka soal rebutan cowok.


Setelah bertemu, kedua korban meminta maaf kepada salah satu pelaku, namun permintaan tidak terima.


Nah, disitu keempat pelaku mala memukuli kedua korban dengan cara menjambak rambut, menendang muka, menumbuk punggung dan kepala.


Tak hanya itu, terlihat Video yang viral mereka juga menampar pipi, mengetok kepala, mendorong badan dan menghantukkan kepala ketanah serta memaki-maki kedua korban dengan ucapan tidak senonoh kepada kedua korban.


Akibat perlakuan perundungan keempat pelaku, korban ZS mengaLami luka lecet di bagian lengan tangan kiri, muka memar dan seluruh badan terasa sakit.


Saat ini, kasus perundungan tersebut sudah dilaporkan oleh salah satu orang tua korban, ZS ke Polres Pelabuhan Belawan dengan didampingi Organisasi Masyarakat Anak Belawan Bersatu (ABB) dengan laporan polisi bernomor : LP/107/III/2021/SU/SPKT PeL. BeLawan, tangal 13 Maret 2021.


Pengurus ABB saat mendampingi korban membuat laporan polisi di Polres Pelabuhan Belawan


Menyikapi hal itu. Tokoh Pemuda Belawan dan juga Ketua Umum Anak Belawan Bersatu Dedi Satria Ainal merasa miris video kenakalan remaja yang telah viral, bersama pengurus langsung mendampingi korban untuk membuat laporan polisi ke Polres Pelabuhan Belawan.


"Sangat miris kita melihatnya, saya bersama pengurus langsung menemui korban untuk mendampingi agar dilakukan pelaporan aksi pelaku ke Polres belawan agar menjadi efek jerah," kata Dedi didampingi Sekjennya Adli Azhari dan pengurus ABB lainnya.


Lanjut dikatakan Dedi. Aksi tayangan video itu telah memperburuk citra Belawan. Selama ini, banyak juga masalah yang terjadi, hal ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak.


“Kita berharap kepada ulama, tokoh agama dan berbagai elemen mari duduk bersama agar dapat menyikapi masalah kenakalan remaja. Semua itu dipicu dari peredaran narkoba yang harus diberantas dengan tegas dan juga lokasi cafe maksiat yang selama ini menjadi akar masalahnya,” tegas Dedi didampingi sekjennya Adli Azhari.


Terpisah. Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek Heri Cahyadi, SH SiK MH ketika dikonfirmasi terkait aksi perundungan mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan di lapangan, kita masih kumpulkan bukti dan mendatangi rumah korban.


"Kita masih turun ke lapangan melakukan pengecekan dan kasus ini sudah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim dan sedang pemeriksaan saksi-saksi," tulis Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2008 itu, melalui pesan Aplikasi WhatsApp-nya. (Hen)