Sempat Terjadi Kisruh, POM AURI Berhasil Mediasi Kedua Belah Pihak -->

Iklan Semua Halaman

Sempat Terjadi Kisruh, POM AURI Berhasil Mediasi Kedua Belah Pihak

Redaksi
Jumat, 19 Maret 2021



METROINDO.CO.ID | MEDAN - Kekisruhan beberapa bulan lalu antara Karyawan Electra dengan pihak Managemen kini memasuki babak baru. Sebagaimana diketahui bahwa hak-hak Normatif para karyawan selama kurang lebih 2 bulan bekerja tak kunjung dibayarkan pasca ditutupnya Electra.


Beberapa upaya mediasi dan demo pun tidak membuahkan hasil, namun hanya janji manis dari pihak Managemen.


Sementara Jong Ambon selaku Pihak Pengelola baru dari Diskotik Alectra (dulunya bernama Electra) melakukan Mediasi dengan para karyawan dan berupaya untuk membayarkan tunggakan gaji mereka. 


“Hari ini Perusahaan kami akan bayarkan gaji mereka sesuai komitmen yang ditawarkan oleh Perusahaan kepada Eks Karyawan dan disepakati," kata Sidiq sebagai Direktur Alectra.




Kemudian Wakil Komandan Satuan Polisi Militer Angkatan Udara Republik Indonesia (Wadansat POM AURI) yang menyambut kedatangan Perwakilan Karyawan didampingi Direktur Alectra setelah kedua belah pihak mediasi Kamis (18/3/2021). 


“Dulu kami telah sampaikan jangan ada tindakan anarkis, dan kami berupaya menjembatani. Namun kan butuh proses, nah berkat kesabaran karyawan semua Alhamdulilah semua sudah selesai,” kata Wadansat POM AURI.


Selanjutnya perwakilan dari karyawan menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih atas kesediaan pihak Institusi POM AURI membantu mereka dalam mediasi dengan pihak managemen Alectra.


Setelah kunjungan silaturahmi permohonan maaf ke POM AURI rombongan melanjutkan kunjungan  ke rumah pemilik gedung yang disewa oleh managemen Electra (yang lama). 


Reza selaku Kapten di Electra mewakili Eks karyawan, menjelaskan, pihaknya menyesali perbuatan dan permohonan maaf, karena mereka pernah melakukan aksi demo kepada pemilik gedung yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan tunggakan Gaji mereka.


"Terima kasih juga atas pembayaran gaji kami oleh pengelola yang baru yang diwakili oleh Jong Ambon yakni Bung Robert, Bung Sidiq sebagai Direktur Alectra yang baru, Bung Jessy, Bung Evhan, Bung Boy dan Bung Jack," Ucap Reza.


Setelah dilakukan mediasi, semua bisa berjalan dengan baik. Kedepan setelah ini pihak perusahaan akan mengambil usaha ini yang sudah dirubah namanya dari Electra menjadi Alectra.


"Kami sangat mengapresiasi etikad baik dari karyawan yang berani datang meminta maaf secara langsung kepada Institusi POM AURI dan pemilik gedung,” pungkasnya Direktur Alectra Siddiq. (Hen)