Ungkap Sindikat Mafia Narkoba, Polisi Tembak Dua Pelaku Jaringan Man Batak -->

Iklan Semua Halaman

Ungkap Sindikat Mafia Narkoba, Polisi Tembak Dua Pelaku Jaringan Man Batak

Redaksi
Senin, 08 Februari 2021



METROINDO.CO.ID | LABUHANBATU - Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH melalui Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu,SH.,MH menerangkan tentang keberhasilan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu menangkap dua tersangka yang merupakan anggota jaringan Bandar Narkoba Firman Pasaribu alias Man Batak, Minggu (07/02/2021) dini hari dari dua tempat terpisah.


Tersangka pertama adalah Muhammad Zunaidi alias Zuned (31), warga Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, kepada Polisi M Zunaidi mengaku berperan sebagai pengutip uang hasil penjualan narkoba.


Kemudian tersangka kedua adalah Hayat alias Ogut (43) warga kelurahan yang sama. Menurut pengakuannya kepada polisi Hayat berperan sebagai kurir yang membagikan narkoba jenis sabu-sabu kepada para pengedar dalam jaringan mereka.




Penangkapan terhadap kedua tersangka dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, dan Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung beserta Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Labuhanbatu.


"Saat akan dilakukan pengembangan, Kedua tersangka berusaha melakukan perlawanan yang membahayakan jiwa petugas sehingga terhadap keduanya dilakukan tindakan tegas terukur, dimana masing masing kaki kanan kedua tersangka tertembak dilapangan," ujar Martualesi.


Dari kedua tersangka tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti  dari pelaku Muhammad Zunaidi berupa 2 (dua) bungkus plastik klip sedang, diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 10,03 Gram/Bruto,1(satu) unit handphone android dan 1(satu) unit handphone Nokia serta 1(satu) bilah pedang samurai.


Sementara dari pelaku Hayat alias Ogut disita 2 (dua) bungkus plastik klip sedang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 10,48 Gram/Bruto, 1(satu) bungkus plastik klip besar diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 32,26 Gram/Bruto,1(satu) unit sepeda motor KLX,1(satu) unit handphone android, 2(dua) unit handphone nokia, dan uang tunai senilai Rp300.000.- (tiga ratus ribu rupiah) serta 1(satu) buah mancis. Total barang bukti sabu yang disita dari kedua tsk sebanyak 52,77 gram/bruto, 


"Terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI no.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tandasnya. (Iman Ai)