Todongkan Pistol Kearah Istri, Akan Lapor Propam Kerena Tak Terima Suami Hanya Dijerat Pasal 45 PKDRT -->

Iklan Semua Halaman

Todongkan Pistol Kearah Istri, Akan Lapor Propam Kerena Tak Terima Suami Hanya Dijerat Pasal 45 PKDRT

Redaksi
Sabtu, 20 Februari 2021
Karman (Tengah) Kepala Desa Bagan Nibung, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir yang menodongkan Pistol ke Arah Istri



METROINDO.CO.ID | RANTAU PRAPAT - Pameliani (50) yang merupakan istri dari Karman (50) kepala Desa Bagan Nibung, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir tak terima suaminya hanya dijerat pasal 45 PKDRT.


"Harus dimasukkan UU Darurat itu, kerena dia sudah menodongkan pistol ke saya, dan selama ini pun sudah terancam hidup saya dibuatnya, sekarang ini saya selalu ketakutan dan trauma, bahkan kalau ada orang datang, jantungan saya, kerena saya takut dia datang".ucap nya. Sabtu (20/02/2021).


Pameliani juga akan melaporkan ke bagian Propam apabila Karman hanya dijerat Pasal 45 UU PKDRT, kerena saat kejadian cek cok dirinya dengan suami di Jalan Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Karman jelas jelas menodongkan pistol ke arah korban dan ada saksi yang melihat.


"Saya tidak terima kalau hanya pasal UU PKDRT itu saja yang dikenakan, kalau hanya itu saja yang dikenakan kepadanya, saya akan lapor ke propam, kerana saat kejadian dia menodongkan pistol ke arah saya, dan ada juga saksi yang melihat," terangnya.


Pameliani Istri Karman


Di akhir pembicaraan, korban berharap proses ini secepatnya selesai dan mendapatkan keputusan seadil-adilnya.


Menanggapi hal itu, Ketua LSM Topan RI Jansen Nainggolan mangatakan. Wajar Ibu itu melaporkan ke Propam, kerena kalau mendengar korban memberikan keterangan BAP korban mengatakan di ancam mengunakan Pistol.


"Tapi ntah kenapa masalah menodongan itu tidak dimasukkan, kan jadi tanda tanya besar itu,"ucap Jansen Nainggolan.


Wartawan Metroindo yang sebelumnya (15/2/2021), lalu sudah melakukan konfirmasi Kanit PPA Polres Labuhanbatu  IPDA Rostina Br. Sembiring, SH., dengan mengatakan laporan korban masih dalam proses. Namun saat dikonfirmasi kembali belum ada balasan. (Adi)