Proyek Jembatan Sicanang Pagu 13,6 M Mangkrak, Anggota DPRD Kota Medan Akan Prioritaskan Pekerjaan -->

Iklan Semua Halaman

Proyek Jembatan Sicanang Pagu 13,6 M Mangkrak, Anggota DPRD Kota Medan Akan Prioritaskan Pekerjaan

Redaksi
Minggu, 24 Januari 2021



METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Anggota DPRD Kota Medan dari komisi D dan juga Ketua Fraksi Gabungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Renville Pandapotan Napitupulu ST melakukan peninjauan proyek Jembatan Titi 2 Sicanang Belawan. Sabtu (23/01/2021). 


Pekerjaan Jembatan di Titi 2 dengan Pagu tahun 2020 sebesar 13,6, Milliar sampai saat ini mangkrak. 


Dari Hasil peninjauan Ketua DPD PSI Medan bersama dengan Ketua DPC SPI Kecamatan Belawan Togu Urbanus Silaen dan Unsur Pengurus dari  DPC Partai PSI Kecamatan Belawan ditemukan pelaksanaan pekerjaan proyek Jembatan Titi Sicanang.


Terlihat ada sayap sebelah kanan dari akses jalan menuju masuk ke Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan yang fungsinya sebagai penahan dari timbunan tanah dan lainnya tidak ada.




Ketua DPD Partai PSI menjelaskan, dari hasil peninjauan di Proyek Titi Jembatan Sicanang yang memakai anggaran tahun 2020 ini sudah berapa persen volume pekerjaan ini  selesai dikerjakan.


"Kalau saya lihat dari hasil tampak ini sekitar 70 - 75 persen, sementara akses pekerjaan jalan yang ditimbun belum ada," kata Renville Pandapotan Napitupulu ST.


Disebutkan Renvile Pandapotan Napitupulu ST, untuk pelaksanaan tahap akhir, berupa pekerjaan lantai dan lainnya yang akan di kerjaan  dengan memakai bahan dari besi baja dengan anggaran 2021 Sebesar 9 Milliar. 




"Kita akan panggil Dinas PU, Bapedda Pemko Medan. Dan jangan main - main lagi, proyek mangkrak Titi 2 seperti ini jangan sampai terulang nantinya apalagi anggaran yang dikucurkan sangat besar," tegasnya.


Ditambahkannya, Partai PSI akan Prioritaskan Pekerjaan ini di laksanakan agar dapat di nikmati oleh masyarakat Sicanang. 


"Ini uang Rakyat dan kepada Dinas PU diharapkan agar lebih selektif lagi dalam pengawasan Proyek ini nantinya," tandas Renville yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gabungan dari PSI, HANURA, PPP. 


Harapan warga agar Pekerjaan Proyek Jembatan Titi Sicanang ini segera dikerjakan, masyarakat khawatir jembatan tersebut bakal putus, sebab belakangan cuaca buruk disertai air meluap sungai sering terjadi. Apabila Pemko Medan tidak segera merawat kondisi jembatan darurat itu, akibatnya akses menuju ke Sicanang bakal terputus.


“Kalau ini dibiarkan terus bakal putus. Kita minta Pemko Medan untuk segera mengambil langkah darurat, jangan sempat sudah terjadi baru kelimpungan memperbaikinya,” tegas Ketua Forum Masyarakat Sicanang (Formasi), Togu Silaen.


Selain masalah alam, kata Togu Silaen, terancamnya jembatan darurat itu akan putus, karena dilintasi truk – truk yang membawa muatan ke Sicanang.


“Kalau sudah begini kondisinya, kita pasti membatasi truk untuk melintas di jembatan. Karena kita takut nanti putus. Tapi yang rugi masyarakat, sebab barang dibutuhkan ke Sicanang tidak bisa masuk,” cetusnya.


Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Belawan ini menegaskan, pembangunan jembatan yang sudah terlaksana selama ini gagal. Ia mendesak agar Pemko Medan dan berbarap kepada Anggota DPRD Kota Medan, tidak memberikan pengerjaan jembatan tersebut kepada pemenang tender yang tidak profesional.


“Inilah akibat lamban dan terkesan kurang serius membangun jembatan ini. Akibatnya, sampai saat ini masyarakat belum bisa menikmati jembatan yang baru,” kesalnya. (Hen)