Miris..!! Rumah Burhan Nyaris Ambruk, Butuh Bantuan Dari Pemerintah dan Para Dermawan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Miris..!! Rumah Burhan Nyaris Ambruk, Butuh Bantuan Dari Pemerintah dan Para Dermawan

Redaksi
Minggu, 24 Januari 2021



METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Burhan tarigan (58) atau lebih dikenal Sippo warga Jalan Pulau seram Linkungan VI, Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan harus tinggal di rumah tua yang tidak layak huni. Bahkan rumah tempat Sippo tinggal itu nyaris ambruk. 


Pantauan wartawan di lokasi. Minggu (24/01/2021)), terlihat Rumah yang sudah berdiri 70 tahun lamanya itu belum pernah kena sentuh bantuan dari pemerintah, padahal kondisi rumah berukuran 7x7 meter itu sudah sangat memprihatinkan, Dinding kayunya sudah kropos lantai rumah berlumpur dan apabila air pasang dan hujan turun rumah sippo selalu banjir hingga ketinggian 40 cm.




Sippo sendiri menderita cacat fisik Kakinya mengecil semenjak masih berumur 1 tahun dikarenan terjatuh saat masih balita dari tangga rumahnya, karena rumahnya dulunya masih berbentuk rumah panggung. Namun saat ini pondasi rumah sudah turun yang akibatnya rumahnya itu menjadi berlantai lumpur yang di lapisi papan diatasnya.


Sippo memiliki 4 orang anak, 3 masih bersekolah 1 sudah berkeluarga. Sedangkan Istri sippo Jubaidah (48) hanya bekerja sebagai pedagang ikan asin yang berpenghasilan rata rata hanya mencapai Rp 30 ribu sehari. Saat ini hanya istrinya yang mencari nafkah.




Kepada awak media Sippo mengaku cukup khawatir dengan kondisi rumahnya kini. Pasalnya, rumah peninggalan orang tuanya itu sewaktu-waktu bisa saja ambruk karena bangunannya sudah miring.


Sippo mengaku tidak memiliki uang untuk memperbaiki rumahnya, karena dia sudah tua dan tidak bisa bekerja lagi sebagai nelayan karena tidak ada teman nelayannya mau mengajaknya lagi untuk mencari ikan ke laut.


"Saya khawatir rumah ini ambruk, dan kami tidak punya tempat tinggal lagi. Saya sangat berharap pemerintah dan para dermawan bisa membantu saya, karena rumah kami sudah hampir tumbang dan berharap juga agar pemerintah mau membantu kami untuk modal usaha dikarenakan saya tidak bisa bekerja sedangkan tiga anak saya masih pengen bersekolah," harapnya. (Hen)