Man Batak Gembong Narkoba Labuhanbatu Berhasil Lolos, Ini Kata Kapoldasu..!! -->

Iklan Semua Halaman

Man Batak Gembong Narkoba Labuhanbatu Berhasil Lolos, Ini Kata Kapoldasu..!!

Redaksi
Sabtu, 16 Januari 2021
FB alias Man Batak



METROINDO.CO.ID | MEDAN - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Martuani Sormin mengakui lolosnya FP alias Man Batak yang merupakan gembong narkoba Labuhanbatu, akibat kelalaian anggota dilapangan, FP berhasil melarikan diri setelah ditangkap polisi. 


Kapoldasu Irjen Martuani Sormin ketika dikonfirmasi Metroindo. Sabtu (16/01/2021), siang sekitar jam 15.30 Wib, membenarkan Man Batak Gembong Narkoba Labuhanbatu berhasil lolos akibat kelalaian anggota.


"Benar sekali, itu kelalaian anggota, akan kita evaluasi tingkat kesalahannya," ujar Martuani.


Ketika awak media menyampaikan harapan masyarakat Labuhanbatu agar jajaran kepolisian segera dapat menangkapnya kembali, Orang nomor satu di Poldasu ini mengatakan, saat ini pihaknya lagi fokus dalam pengejaran.


"Sekarang kita lagi fokus untuk pengejaran yang bersangkutan, semoga lekas tertangkap. Terimakasih," terang Jenderal Bintang Dua itu.


Sebelumnya santer pemberitaan dibeberapa media online jika FB alias Man Batak disebut-sebut ditangkap oleh aparat kepolisian Polda Sumatera Utara dan Polres Labuhanbatu disalah satu Hotel di Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan, Sabtu (09/01/2021), lalu.


Kasubbid penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan merilis hasil pengungkapan kasus Narkoba di Kotapinang, Labuhanbatu Selatan pada Rabu (13/01/2021).


Dalam keteranganya AKBP MP Nainggolan menyebutkan ada 3 tersangka yang ditangkap, petugas meringkus wanita PNS Lydia Agustika alias Lydia (36), warga Jalan Tennis No 24 Keluharan Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara dan Khairuddin Aman Siregar alias Udin (37), warga Lingkungan Kampung Jawa, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu.


Kemudian, di TKP kedua, petugas meringkus Priono alias Supri (43), warga Jalan Durian Desa Suka Maju, Kelurahan Suka Mulya Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir.


“Dari pengungkapan itu disita barang bukti lima bungkus plastik teh Cina hijau berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 5 Kg, 1 tas ransel hitam, 3 HP dan 1 unit mobil Honda CR-V hitam nopol BK 160 LI,” jelas Nainggolan.

 

Diuraikan Nainggolan, berbekal informasi masyarakat, mulanya petugas menghentikan mobil Honda CR-V hitam BK 160 LI yang dinaiki Lydia dan Khairuddin dan melakukan penggeledahan hingga ditemukan 1 ransel di dalamnya 5 bungkus plastik teh cina berisi 5 kg sabu.


“Kemudian petugas mengejar orang yang diduga sebagai bandar di daerah Desa Suka Maju Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir – Riau dan diamankan tersangka Priono alias Supri,” ujar Nainggolan. (Tim)