Janda Miskin Terharu Saat Dikunjungi Anggota DPRD Kota Medan -->

Iklan Semua Halaman

Janda Miskin Terharu Saat Dikunjungi Anggota DPRD Kota Medan

Redaksi
Senin, 18 Januari 2021



METROINDO.CO.ID | MARELAN - Janda miskin Suriani Hasibuan terkejut saat dikunjungi Anggota DPRD Kota Medan, ketika itu Ibu Dua Anak itu masih sibuk berbenah tiba-tiba kedatangan rombongan dari Rumah Aspirasi yang di Pimpin Haris Kelana Damanik,ST. Seketika rumah kecilnya di Gang Persatuan Tengah Lingkungan 1, Kelurahan Tanah 600, Medan Marelan, Kota Medan jadi ramai. Minggu (17/01/2021).


Janda 60 tahun disebut tetangganya adalah keluarga miskin yang butuh uluran tangan dari para Dermawan. Terbukti sewaktu Haris Kelana Damanik melihat langsung kediamannya, rumah yang ditempati bersama dua anaknya sudah dalam kondisi memprihatinkan, dapurnya nyaris roboh dan bocor.


"Ya beginilah nasip kami, semenjak suami saya sakit dan akhirnya meninggal dunia kami hidup apa adanya dengan dua anak yatim piatu yang saya asuh," kata Suriani dengan mata berkaca kaca.




Dua anak yang tinggal bersamanya itu, Zahra (15) dan Mahfuza (13) adalah keponakannya. Ayah mereka yang adik kandung Suriani baru sekitar dua bulan lalu meninggal dunia, menyusul istrinya yang sudah 12 tahun lalu.


"Sejak itu mereka saya yang asuh. Walau hidup apa adanya dan cenderung kekurangan, tapi saya ikhlas, karena ini amanah," ujarnya sambil mengelus kepala si kecil Mahfuza.




Tanpa bermaksud mengeluh, kepada anggota Dewan dari Fraksi Partai Gerindra yang berkunjung dia menyampaikan betapa dua anak yatim piatu itu butuh bantuan terutama untuk biaya sekolah.

Si kakak saat ini duduk di kelas 1 SMK dan adiknya kelas 2 SMP. Tiap bulan mereka butuh biaya cukup besar untuk uang sekolah dan transport.




Suriani bersyukur, dua anak yatim piatu itu tidak suka mengeluh dan mau hidup prihatin, bahkan membantu biaya hidup dengan berjualan teh dan kopi di warung depan rumah.


"Saya bilang ke mereka, kita sudah tidak punya siapa-siapa, harus berjuang sendiri. Saya sendiri membiayai hidup hanya dengan membantu tetangga berjualan sayur, upahnya kadang-kadang ikan terkadang sayur yang tak habis terjual. Sesekali ada bantuan dari anak," ucap Suriani.


Haris Kelana Damanik yang mendengar penuturan janda miskin itu langsung tergerak hatinya untuk membantu sedikit kebutuhan hidup mereka tiap bulan.


"Silahkan tiap bulan datang ke Rumah Aspirasi saya untuk mengambil beras. Untuk kebutuhan pendidikan anak-anak nanti saya coba pikirkan lagi bagaimana menanggulanginya, apakah dengan mencarikan bantuan siswa miskin dari pemerintah atau dari mana," kata pria yang juga menjabat Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan itu.


Haris yang didampingi istri Rahmawati Harahap langsung berinisiatif membantu bahan-bahan bangunan berupa kayu, seng dan paku untuk perbaikan dapur rumah.


"Semoga nanti keluarga ini bisa tinggal lebih nyaman, tidak khawatir dapur rubuh atau bocor saat hujan," tandas Haris. (Hen)