Miris..!! 12 Tahun Sebagai Honorer RSUD Sultan Sulaiman, Pihak RSUD Pecat Sepihak -->

Iklan Semua Halaman

Miris..!! 12 Tahun Sebagai Honorer RSUD Sultan Sulaiman, Pihak RSUD Pecat Sepihak

Redaksi
Minggu, 10 Januari 2021
RSUD Sultan Sulaiman, Sei Rampah, Kabupten Sergai



METROINDO.CO.ID | SERDANG BEDAGAI - Miris yang dialami tenaga honorer RSUD Sultan Sulaiman, sudah 12 Tahun mengabdi di RSUD itu tidak mendapatkan perhatian mala mendapat surat pemecatan tanpa alasan yang jelas yang dilakukan pihak RSUD di Jalan Negara Km. 58 No. 315 Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara melakukan pemecatan sepihak. 


Lima (5) dari Sembilan (9) orang tenaga kontrak RSUD Sultan Sulaiman kepada wartawan mengatakan mereka bekerja ada yang 6 sampai 12 Tahun sudah mengabdi di RSUD tersebut, namun tidak ada alasan yang tepat tiba tiba pihak RSUD langsung mengeluarkan surat pemecatan.


"Saya sudah 12 Tahun mengabdi di RSUD itu, rekan kami ada yang 6, 8 dan 10 Tahun bekerja, kami juga tidak tau apa kesalahan kami, tiba tiba kami dapat surat pemecatan sepihak," ujar SW yang diamini oleh Lima rekan lainnya saat mengadukan ke DPRD Sergai.


Diduga Unsur Politik


Kesimbilan pekerja kontrak yang dipecat sepihak menuturkan, bahwa mereka pernah diintimidasi oleh salah satu calon Bupati Sergai, apabila mereka tidak memenangkan pasangan calon itu maka akan dipecat.


"Kami pernah diintimidasi sama salah satu calon Bupati Sergai, padahal kami sudah memilih beliau tapi mala kami dipecat, dan yang kami herankan kenapa ada 3 orang tenaga kerja baru yang masuk di RSUD itu, kami menduga ini ada unsur politik," cetusnya dengan heran. Minggu (10/01/2021), saat dikonfirmasi melalui pesan Whats Appnya.


5 dari 9 Orang tenaga kontrak RSUD Sultan Sulaiman saat ketemu Ketua DPRD Sergai diruang kerjanya


Terpisah. Direktur RSUD Sultan Sulaiman, Sei Rampah, dr. Nanda Satria Hasrimy ketika dikonfirmasi melalui pesan Whats Appnya terkait pemecatan sepihak yang dilakukan pihak RSUD Sultan Sulaiman tidak memberikan jawaban, terlihat pesan WhatsApp sudah terbaca contreng biru.


Sebelumnya, tidak terima karena pihak Rumah Sakit melakukan pemecatan yang dianggap sepihak, 9 orang tenaga kontrak yang sebelumnya bekerja di RSU Sultan Sulaiman mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (5/1/2021), lalu. 


Kesembilan orang Tenaga Kontrak tersebut langsung diterima oleh Ketua DPRD Serdang Bedagai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM didampingi salah satu anggota DPRD.


Dalam pengaduannya kesembilan orang Tenaga Kontrak mengungkapkan perihal tidak lagi memperpanjang kontrak kepadanya,dengan alasan tidak adanya anggaran. Padahal sebelumnya sudah ada 3 orang yang bekerja sebagai tenaga kontrak baru.


Hal ini langsung menuai respon Ketua DPRD Serdang Bedagai bersama Komisi D DPRD Serdang Bedagai untuk segera memanggil Direktur RSUD Sultan Sulaiman, Sei Rampah, dr. Nanda Satria Hasrimy.


Selanjutnya awak media ini menanyakan perihal kedatangan tenaga kontrak kepada Ketua DPRD Sergai, mengatakan, pihaknya akan memanggil Dirut RSUD Sultan Sulaiman.


"Kami akan segera menindaklanjuti dengan memanggil Dirut RSUD Sultan Sulaiman untuk bisa menanyakan kronologinya seperti apa, kalau alasan tidak ada anggaran kenapa ada penambahan tenaga kontrak baru, artinya ini menjadi catatan bagi DPRD untuk Dirut RSUD Sultan Sulaiman," tegasnya.


Seharusnya dalam aturan Rumah Sakit adanya evaluasi kinerja, apakah sistem ini dijalankan atau tidak.


"ini segera akan kami tindaklanjuti untuk kita gelar FGD sehingga ada solusi yang baik, terutama pembenahan pelayanan kesehatan lebih maksimal di RSUD Sultan Sulaiman,"tutup Politisi muda asal Partai Gerindra tersebut. (Hen)