Danyonmarhanlan III Pimpin Upacara Purna Tugas dan Tradisi Pelepasan Prajurit Terbaik -->

Iklan Semua Halaman

Danyonmarhanlan III Pimpin Upacara Purna Tugas dan Tradisi Pelepasan Prajurit Terbaik

Redaksi
Rabu, 25 November 2020



METROINDO.CO.ID | JAKARTA - Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) III Jakarta Letkol Marinir Deyna Hakim Galuh Tirta Negara, S.I.Kom., melepas Prajurit yang telah memasuki masa purna tugas yang diselenggarakan di depan Gedung Klewang Lapangan Bola Yonmarhanlan III Sunter Kelapa Gading ,Jakarta Utara. Rabu (25/11/2020).


Sebanyak 10 Prajurit terbaik Yonmarhanlan III yang telah melaksanakan masa dinas dengan sempurna tersebut adalah Pelda Mar (Purn) Purwoto, Pelda Mar (Purn) Hulwani, Pelda Mar (Purn) Asep Mulyadin, Serma Mar (Purn) Sukaryanto, Serma Mar (Purn) Moh.Adi Suyono, Serma Mar (Purn) Supriyanto, Serma Mar Dadang Suhanda, Sertu Mar (Purn) Ladi, Sertu Mar (Purn) Ugeng Kuntoro dan Sertu Mar (Purn) Ade Rukman.


Pada kesempatan tersebut orang nomor satu di jajaran Yonmarhanlan III tersebut mengatakan bahwa Wisuda Purna Tugas pada hakekatnya merupakan peristiwa sangat penting dalam kehidupan pribadi yang melambangkan saat saat berakhirnya masa pengabdian kepada Bangsa dan Negara melalui TNI AL/Korps Marinir, serta memberikan kepastian hukum bahwa seorang prajurit Koprs Marinir TNI AL tidak lagi berstatus aktif. 




"Purnawirawan bukan merupakan akhir dari perpisahan melainkan awal dari persaudaraan yang baru antara Prajurit yang masih aktif dan purnawirawan, jadilah contoh yang baik ditengah-tengah masyarakat serta tunjukan bahwa semangat nasionalisme dan jiwa Prajurit baret ungu tidak pernah pudar di tengah masyarakat," pesan Letkol Marinir Deyna Hakim Galuh Tirta Negara.


Diakhir amanatnya Danyonmarhanlan III mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Para Prajurit yang Purnatugas atas pengabdian, loyalitas dan dedikasi seorang prajurit yang telah berjasa mengukir sejarah kepada Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan III Jakarta ini.


Acara dilanjutkan dengan tradisi Gapura kehormatan dan pelepasan yang berjajar dengan diiringi dengan Puisi Perjuangan, serta diikuti oleh seluruh keluarga besar Yonmarhanlan III. (Rom)