Wow..!! 15 Orang Anggota Arisan Online Senilai 2 Milyar di Polisikan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Wow..!! 15 Orang Anggota Arisan Online Senilai 2 Milyar di Polisikan

Redaksi
Kamis, 14 Mei 2020
Korban Arisan Online Krista Aprianty Sundari Hasibuan didampingi Kuasa Hukum


METROINDO.CO.ID | LABUHANBATU - 

Seorang ibu rumah tangga (IRT) Krista Aprianty Sundari Hasibuan Telah melaporkan Juliana dan kawan kawan (DKK). Berdasarkan LP/203/IV/Yan 2.4/2019/SU/RES-LBH, tertanggal 12 April 2019, tentang penipuan dan atau penggelapan senilai sekitar 2 Miliyar.

Korban Penipuan Krista aprianty Sundari Hasibuan mengatakan, pada bulan Mei 2018, Arisan online dimulai, arisan online tersebut bernama Arisan Borhas, Arisan Online, Via Media Sosial, memiliki anggota arisan online sebanyak 78 orang.

"Setelah arisan Online berjalan, ada beberapa orang anggota arisan yang tidak membayarkan kewajibannya," terang Krista seiring berjalan Arisan BORHAS (Boru Hasibuan).

Kurugian yang dialami korban dan Owner sekitar 2 Miliyar. Ada lima belas orang yang tidak melakukan kewajibannya, yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Adapun nama nama yang belum melakukan kewajibannya diantaranya. (Ayu frully agatha Sigalingging) (Juliana), (Dian Frastiana), (Pestaria situngkir), (Rini Siti Kamalia Harahap), (Herlinawati Marbun), (Siska Meliana Manurung), (Lamhot Rita Ida Hutabarat), (Dameria Br Tanggang) (Desi Ramawati), (Nilu Komang Ayu Suwandani), (Novita Sari Hasibuan), (Ayunda Elmira Avisena Siregar), (Mardelina Samosir), dan (Afrida Hanum Manik).

"Nama nama itu lah yang bermasalah dengan pembayaran arisan yang tidak membayarkan kewajibannya," Jelas Krista.

Krista juga menambahkan berdasar Surat hasil pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP), bahwa para peserta arisan online yang dilaporkan tersebut sudah menjadi tersangka.

"Namun salah satu tersangka Nilu Komang Ayu Suwandani melakukan gugatan di Pengadilan Negeri Rokan Hilir, Provinsi Riau pada bulan April 2020," terangnya.

Korban Krista Aprianty Sundari Hasibuan berharap dan meminta kepada penegak hukum agar para tersangka segera diadili di Pengadilan Negeri Rantau Parapat, Kabupaten Labuhanbatu.

Salah satu pengacara korban Krista, pada saat ditemui dikantor LBH Adil Sejahtera Indonesia Ria Aritonang, SH & Partner, mengatakan. Benar bahwa Kliennya Krista sudah tertipu oleh Peserta Arisan Online.

"Dan saat ini 15 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Ria Aritonang SH selaku pengacara korban.

Lebih lanjut dikatakannya. Bahwa gugatan perdata yang dibuat tersangka ke PN Rohil tersebut tidak mempengaruhi pidananya.

"Keadilan harus ditegakkan, dan setiap perbuatan para tersangka harus mendapat ganjaran yang setimpal," Tegas Ria Aritonang. (Aw)