Kontraktor Kecewa, Pemkab Labusel Batalkan Lelang Proyek -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Kontraktor Kecewa, Pemkab Labusel Batalkan Lelang Proyek

Redaksi
Rabu, 06 Mei 2020
Ketua DPK ASPEKINDO Labuhanbatu Atan Ardinata Siregar 


METROINDO.CO.ID | LABUSEL -

Kontraktor di Kotapinang kecewa dengan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, karena dinilai sepihak membatalkan pelelangan proyek bersumber dana APBD Tahun Anggaran 2020 dengan alasan atas permohonan pihak Pengguna Anggaran / Pejabat Pembuat Komitmen.

Pembatalan lelang proyek ini dinilai sangat merugikan kontraktor atau rekanan, dan anehnya dilakukan saat proses lelang sedang berlangsung pada tahap evaluasi administrasi.

Seorang rekanan, Atan Ardinata Siregar mengakui telah menjalankan berbagai proses lelang pada pekerjaan pengerjaan pengaspalan jalan simpang Gundaling Desa Beringin Jaya Kecamatan Torgamba dengan ID Tender 2149412 dan Pengerjaan Pembangunan Jembatan Sungai Barumun di jalan lingkar Kabupaten Kelurahan Kota Pinang Kecamatan Kota Pinang (Tahap II) dengan ID Tender 2113412 Anggaran Tahun 2020, dan ketika ada pembatalan ini mengaku sangat terkejut karena tanpa pemberitahuan dari pihak terkait.

"Saya sudah ikuti proses lelang ini dari awal hingga masuk penawaran, dan tanpa ada alasan jelas dibatalkan pada tanggal 27 April 2020," kata Atan, Selasa (05/05/2020).

Lanjut dikatakannya, pembatalan lelang itu disebabkan adanya Surat permohonan pembatalan tersebut adanya permohonan pembatalan dari pihak Pengguna Anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen.

"Alasan nya tak masuk akal, kenapa mereka meminta membatalkan paket proyek yang sedang berjalan ,kan ini menjadi tanda tanya besar," keluhnya.

Tak hanya itu Ketua DPK ASPEKINDO Labuhanbatu itu menjelaskan bahwa pihak UKPBJ labuhanbatu Selatan juga telah membatalkan paket proyek yang sudah masuk ketahap penetapan pemenang.

"Sebenarnya ada apa dengan pihak panitia, kinerja seperti main-main dan tidak profesional," katanya.

Sementara Kadis PU (Kepala Dinas Pekerjaan Umum) Kabupaten Labuhanbatu Selatan Safii Simbolon ST MM memilih bungkam saat dikonfirmasi wartawan terkait pembatalan tender paket proyek oleh UKPBJ kabupaten labuhanbatu Selatan pada tahun anggaran 2020, meskipun proses tender sudah memasuki tahap evaluasi administrasi dan penetapan pemenang. (Dian)