Warga Aek Nabara Positif Covid-19, Labuhanbatu Status Siaga Darurat -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Warga Aek Nabara Positif Covid-19, Labuhanbatu Status Siaga Darurat

Redaksi
Minggu, 12 April 2020
Ketua tim gugus Covid-19 Andi Suhaimi didampingi Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat saat konfrensi Pers

METROINDO.CO.ID | LABUHAN BATU - 
R br M (61), warga Gang Inpres Jalan Perhubungan, Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu dinyatakan positif mengidap Covid-19.  

Kabupaten Labuhanbatu saat ini berstatus siaga darurat. Hal itu dikatakan oleh Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT dalam konfrensi persnya, didampingi Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat, SIK, MH, Kepala BPBD sekaligus Sekretaris tim gugus Atia Muchtar Maulana SSTP, Kepala Dinas Kesehatan H.Kamal Ilham SKM, MKes. Di Kantor BPBD Labuhanbatu, Jalan Gouse Gautama, Kelurahan Ujung Bandar Kabupaten Labuhanbatu. Minggu (12/4/2020).

Akan tetapi, Andi Suhaimi mengatakan Kabupaten Labuhanbatu masih aman, sebab R br M dipastikan terpapar di luar Kabupaten Labuhanbatu dan sejak tanggal 15 Maret 2020 tidak berada di Labuhanbatu.

"Belum ada pembatasan sosial. Kita siaga darurat. Namun Labuhanbatu masih aman, sebab kasus 01 atau R br M terkena covid-19 di luar Labuhanbatu dan sejak 15 Maret 2020 tidak berada di Labuhanbatu. Kalau kita hitung sejak tanggal 15 Maret 2020 hingga saat ini sudah lebih empat belas hari atau masa inkubasi. Sehingga Labuhanbatu saya pastikan masih aman," kata Ketua tim gugus Covid-19 itu.


Bupati menguraikan kronologi atau riwayat perjalanan  R br M (61) yang merupakan kasus 01 atau pertama di Labuhanbatu. Menurut Andi, pada tanggal 03 Maret 2020, R br M bersama suaminya pergi ke Tebing Tinggi melayat keluarga yang meninggal dunia. Disana, R br M dan suaminya berkumpul dengan keluarga lain yang datang dari Jakarta. 
Pada tanggal 4 Maret 2020, R br M bersama suami pulang ke rumahnya di Aek Nabara dan menetap sampai tanggal 15 Maret 2020.     

"Di tanggal 15 Maret 2020, kasus 01 atau R br Manik ini berangkat ke Medan untuk melakukan chek up terhadap suami yang memiliki riwayat hipertensi," ujar Andi.

Pada tanggal 3 April 2020, suaminya dinyatakan PDP dengan gejala demam dan disebut gejala timbul dikarenakan ada kontak dengan PDP lain. Kemudian, pada tanggal  5 April 2020,  R br M dan suami di cek spesimen usap (swab) nasofaring. Dan dari hasil yang keluar tanggal 11 April 2020, R br M dinyatakan positif covid- 19. Sedangkan suaminya negatif. 
  
"Saat ini, kasus 01 atau R br M dan suaminya menjalani perawatan di Rumah Sakit Elisabeth, Medan," katanya.

Andi menambahkan, terdapat dua orang dekat yang sempat kontak dengan R br M. Kedua orang itu yakni adiknya E br M (49) dan A (27) yang merupakan karyawan tokonya serta
tetangganya G. Ketiganya saat ini menjalani isolasi mandiri.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat, SIK, MH juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan
kewaspadaan. Selalu jaga kebersihan dengan cara mencuci tangan akan dan setelah memulai aktivittas.

"Kemudian, jaga kesehatan dengan meningkatkan imunitas tubuh. Olah raga dan berjemur. Paling utama bagaimana menjaga jarak," ujar Kapolres Labuhan Batu AKBP Agus.

Sementara itu, Kepala BPBD sekaligus Sekretaris tim gugus Covid-19 Labuhanbatu meminta masyarakat untuk menanti informasi resmi dari sekretariat tim gugus Covid-19 terkait Covid-19 di Labuhanbatu,  Agar informasi tidak simpang siur. (Dian/Hen)