Medan Marelan Sasaran Target Operasi Razia Berskala Besar Pemko Medan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Medan Marelan Sasaran Target Operasi Razia Berskala Besar Pemko Medan

Redaksi
Minggu, 19 April 2020

METROINDO.CO.ID | MEDAN -  Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Plt. Walikota Medan Ir. H Akhyar Nasution M.Si memerintahkan Satpol PP dan Camat se Kota Medan terus menggelar razia di tempat-tempat keramaian yang ada di Kota Medan dan sekitarnya.

Hal ini di lakukan, karena mengingat, saat ini Kota Medan adalah salah satu daerah yang paling banyak terjangkit Covid-19. Maka dari itu, menurut Plt. Walikota Medan, harus terus di lakukan razia di tempat-tempat keramaian, serta rutin memberikan himbauan kepada masyarakat, guna memutus penyebaran Covid-19.

Kali ini, razia yang di gelar dengan skala besar di lakukan di kawasan Medan Utara, tepatnya di Daerah Kecamatan Medan Marelan. Dengan menerjunkan hampir seribu personil gabungan, dan menurunkan beberapa armada angkut, seperti mobil Damkar dan mobil Ambulan.


Terkait hal itu, Tim Gabungan Pemko Medan yang terdiri dari Satpol PP Kota Medan, BPBD Kota Medan, personil Kepolisian, personil TNI, para perangkat Kecamatan maupun Kelurahan, serta seluruh Kepala Lingkungan se-Kecamatan Medan Marelan menggelar Razia dengan skala besar. Pada Sabtu, (18/04/2020) malam sekitar pukul 20.00 wib. 

Sebelum Razia di gelar, di awali dengan apel pasukan, yang di pimpin langsung Plt. Walikota Medan Ir. H Akhyar Nasution M.Si di lapangan Pasar 5 Marelan.

Seluruh personil yang hadir, termasuk Kasatpol PP H.M Sofyan dan Camat Medan Marelan Muhammad Yunus S.STP, serta para Lurah dan Kepling se-Kecamatan Medan Marelan, dengan khidmat mendengarkan arahan yang di sampaikan Plt. Walikota Medan.


Camat Medan Marelan Muhammad Yunus S.STP juga mengatakan, terkait status zona kuning yang sudah di tetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, dirinya berharap kepada masyarakat Kecamatan Medan Marelan, agar senantiasa mau mendengarkan himbauan maupun maklumat yang di keluarkan Pemerintah dan Kapolri.

"Saya berharap, Kecamatan Medan Marelan tidak berubah status menjadi zona merah. Seharusnya, zona kuning sudah menjadi pukulan maupun peringatan bagi kita yang ada di Marelan ini. Agar kita terus mawas diri dan waspada terhadap virus Corona, ikuti protokol kesehatan, supaya kita terhindar dari virus tersebut," ucap Muhammad Yunus.

Terkait jumlah personil yang di turunkan, Muhammad Yunus juga mengatakan, Personil yang di turunkan Pemko Medan Sekitar hampir seribu personil.

"Ada sekitar lebih kurang seribu personil diturunkan, yang di bagi menjadi dua tim, yakni tim 1 dan tim 2. Yang keseluruhannya menyeser setiap sudut Kecamatan Medan Marelan," katanya.

Selain itu, razia yang di pimpin oleh Kasatpol PP dan Camat Medan Marelan, membuat semua warga yang ada di Kecamatan Medan Marelan terkejut, kemacetan di sepanjang jalan Marelan Raya pun tak terhindarkan. Satu persatu warung yang menyediakan tempat duduk tak luput dari razia.

Terlihat dari pantauan di lapangan, dari beberapa warung maupun kafe yang menyediakan tempat duduk bagi pengunjung, sibuk mengangkat semua kursi maupun meja, untuk di simpan di dalam rumah maupun ruko di mana tempat mereka berjualan.

Kasatpol PP H.M Sofyan terlihat sedikit geram melihat para pemilik warung maupun toko, yang selama ini tidak mau mengindahkan himbauan yang di keluarkan Pemerintah. Hand Sanitizer yang seharusnya di sediakan oleh padagang, hanya beberapa toko saja yang menyediakan.

"Saya tidak mau lihat lagi adanya meja dan kursi yang di sediakan untuk para pengunjung. Semua harus ikuti aturan yang di buat Pemerintah, sediakan Hand Sanitizer di depan Toko, agar pengunjung yang datang bisa membersihkan tangannya," tegas Sofyan.

Kegiatan razia seperti tersebut akan terus di lakukan oleh Pemko Medan beserta jajaran, guna menghindari semakin mewabahnya Covid-19 di Kota Medan. Sekaligus memutus rantai penyebaran virus tersebut. (Hen)