Wow..!! Bupati Labuhanbatu Diduga Langgar Surat Edaran Petinggi Negara RI dan Gubsu

Iklan Semua Halaman

Wow..!! Bupati Labuhanbatu Diduga Langgar Surat Edaran Petinggi Negara RI dan Gubsu

Redaksi
Senin, 23 Maret 2020
Bupati Labuhanbatu foto bersama panitia acara senam Ahoi.

METROINDO.CO.ID | LABUHANBATU -

Meski Presiden, Kapolri, Gubernur telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) agar tidak melakukan kegiatan pengumpulan massa atau acara keramaian untuk menghindari wabah Virus Corona (Covid-19), namun Surat Edaran tersebut, tidak berlaku untuk Kabupaten Labuhanbatu.

Pasalnya, selama 2 hari terakhir, sejumlah kegiatan pengumpulan massa di Labuhanbatu masih berjalan, bahkan Bupati juga turut hadir.

Adapun kegiatan pengumpulan massa atau keramaian yang ada di Labuhanbatu, antara lain, Kegiatan Senam Ahoi di SD 10 Rantauprapat pada hari Minggu (22/3/2020), lalu. Diacara itu, terlihat lebih dari 10 orang mengikuti kegiatan tersebut parahnya, Bupati Labuhanbatu juga hadir didalam acara itu.

Selanjutnya, Kegiatan rapat bilal mayit untuk 3 Kecamatan pada hari Senin (23/3/2020) yang dilaksanakan di ruang data Pemkab Labuhanbatu. Diacara itu, terlihat puluhan orang berkumpul. Acara tersebut, rencananya akan diikuti 100 an orang peserta selama 2 hari kedepan.

Puluhan peserta rapat hadiri acara bilal mayit di ruang rapat Pemkab Labuhanbatu

"Aneh juga ya, warga disuruh kurangi aktivitas, tapi mereka kok malah buat kegiatan," ucap sejumlah warga di Rantauprapat. 

Anehnya, meski Bupati Labuhanbatu juga mengeluarkan Surat Edaran Bupati Labuhanbatu Nomor.800/1246/BKPP-III/2020 Tanggal 17 Maret 2020 Tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) terhadap Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Namun Surat Edaran tersebut tetap dilanggar. 

"Bupati yang buat surat edaran, tapi beliau juga yang melanggar, gimana mau mengurangi virus corona, jika bupati saja tidak patuh,"cetus warga.

Atas kondisi itu, warga Labuhanbatu meminta kepada Presiden RI, Kapolri dan Gubernur Sumatera Utara agar segera melakukan teguran terhadap Bupati Labuhanbatu.

"Sebaiknya, Bupati Labuhanbatu ditegur. Bila perlu, diberi sanksi,"pinta warga.

Terpisah. Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi belum berhasil dikonfirmasi terkait pelanggaran Surat Edaran yang dilakukan Bupati Labuhanbatu tersebut. (Hen)