Waspada Penyebaran Virus Corona, Rutan Labuhandeli Belum Batasi Kunjungan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Waspada Penyebaran Virus Corona, Rutan Labuhandeli Belum Batasi Kunjungan

Redaksi
Senin, 16 Maret 2020
Karutan Labuhandeli Nimrot Sihotang saat menyampaikan arahan kepada para pengunjung

METROINDO.CO.ID | LABUHAN - Rumah Tahanan Negara (Rutan) klas I Labuhandeli, hingga kini belum membatasi kunjungan keluarga ataupun kerabat dari seluruh warga binaan pemasyarakatannya (WBP), terkait pencegahan penyebaran virus corona.

Namun pihaknya mengimbau para pengunjung Rutan tersebut, untuk menggunakan masker dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan sosialisasi kepada seluruh warga binaan tentang pola hidup sehat. 

"Kami juga menyiapkan hand sanitizer di area ruang kunjungan, warga binaan kita minta untuk rajin cuci tangan setelah bersentuhan," kata Kepala Rutan Labuhandeli, Nimrot Sihotang, Senin (16/3/2020).


Diharapkan melalui upaya ini, pengunjung, petugas dan warga binaan Rutan, tetap terjaga kesehatannya. Apalagi kondisi dalam Rutan saat ini, kata Karutan, masih over kapasitas dengan jumlah 1.771 penghuni yang rentan penyebaran berbagai penyakit, dengan pengawasan yang dilakukan 104 petugas.

Menurutnya, langkah edukasi penanganan Corona ini sesuai arahan dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Termasuk juga kepada para petugasnya, yang diwajibkan melaksanakan tugas sesuai SOP, kendati di tengah situasi dan kondisi apapun dalam penanganan penyakit menular di dalam rutan.


Diakui Nimrot, sejauh ini belum ada terdeteksi adanya pengunjung maupun warga binaan yang  suspect covid-19. 

Sehingga belum perlu diberlakukan pembatasan terhadap kunjungan (jam bezuk), dari kerabat ataupun keluarga dari warga binaan.

Selain di rutan, pihaknya juga melakukan bersih-bersih di sekitar lingkungan rutan. Bersih-bersih di sekitar lingkungan ini telah sering dilakukan pihaknya, karena kebersihan adalah salah satu tanda dari kesehatan yang baik. 

"Langkah ini dilakukan untuk membangun Zona Integritas menuju Rutan Labuhan Deli bebas dari korupsi. Untuk itu saya sebagai kepala rutanikut serta membantu program WBK di tahun 2020," tutupnya. (Hen)