Doorr..!! Resedivis Pembobol Bank BRI Martubung Berhasil Dilumpuhkan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Doorr..!! Resedivis Pembobol Bank BRI Martubung Berhasil Dilumpuhkan

Redaksi
Selasa, 31 Maret 2020
Pelaku dan barang bukti saat diamankan petugas

METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Pelaku pembobol Bank Rakyat Indonesia (BRI) Martubung berhasil dilumluhkan petugas Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Selasa (31/3/2020).

Kaki kiri tersangka, Rahmatsyah alias Cecep (35) warga Pasar Yuka Martubung, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan terpaksa ditembak petugas karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap di sekitar rumahnya.

Sedangkan, dua unit komputer, laptop dan Hp yang sebelumnya berhasil diambil tersangka disita untuk dijadikan sebagai barang bukti.

Keterangan dari lapangan, pencurian itu terjadi tanggal 24 Maret 2020 dan diketahui saat karyawan masuk kerja melihat pintu depan telah rusak. Setelah dicek, sejumlah barang di dalam hilang.


Selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan sebagaimana disebut dalam surat tanda bukti laporan (STPL) nomor LP/143/III/2020/SPKT Pelabuhan Belawan. Berbekal laporan tersebut petugas melakukan olah TKP dan pelakunya mengarah ke tersangka.

“Pelaku sebelum masuk ke dalam, terlebih dahulu merusak CCTV BRI tersebut. Kemudian, masuk melalui asbes dan mengambil sejumlah barang yang diperkirakan senilai Rp30 juta,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra.

Berdasarkan hasil keterangan saksi dan olah TKP, pihaknya mengetahui identitas pelaku yang merupakan warga sekitar. Dengan gerak cepat, pelaku langsung diringkus di tidak jauh dari rumahnya. Namun, pelaku berusaha melawan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

“Pelaku kita tembak karena mencoba melawan, dari keterangan pelaku sudah lima kali melakukan pencurian dan dihukum penjara. Dari pengakuannya, aksi itu dilakukannya sendiri tapi kita masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lain yang kemungkinan terlibat,” jelas Jerico.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 tentang Pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

"Pelaku dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan hukuman 7 tahun penjara," tandas Jerico. (Hen)