Alamak..!! Mayor TNI Gadungan Modus Bisa Masukan Calon Tentara di Amankan Tim Intel 0201/BS -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Alamak..!! Mayor TNI Gadungan Modus Bisa Masukan Calon Tentara di Amankan Tim Intel 0201/BS

Redaksi
Selasa, 24 Maret 2020
Pasi Intel Kodim 0201/BS, Mayor Czi Andri Prasetyo Wibowo saat memaparkan pelaku yang mengaku anggota TNI gadungan berpangkat mayor. 

METROINDO.CO.ID | MEDAN - 

Personel Intel Kodim 0201/BS menangkap seorang pria yang mengaku anggota TNI berpangkat Mayor. Pelaku berhasil diamankan di Jalan Pasar 8 Helvetia, Kecamatan Labuhandeli. Tidak tanggung, pelaku yang merupakan eks satpam PTPN2 ini sudah beraksi sejak 2019 lalu mengelabui korbannya hingga meraup uang puluhan juta rupiah. 

Pelaku ini diketahui bernama Ariyanto (40) warga Pasar 8 Gang Barokah, Kecamatan Labuhandeli. Saat diamankan, ditemukan sejumlah atribut TNI seperti topi, pin, baju, dan berkas lainnya. 

"Pelaku ini ditangkap oleh Ryan Sinaga wartawan unit Kodam,dan langsung melaporkan ke kita sehingga langsung kita amankan," kata Pasi Intel Kodim 0201/BS, Mayor Czi Andri Prasetyo Wibowo didampingi Ketua Tim Danpok Bansus Serka Irwan Charles Sitompul kepada Wartawan di Makodim 0201/BS Jalan Pengadilan Medan, Senin (23/3/2020), malam sekitar jam 22.00 wib.

Mayor TNI Gadungan diamankan

Dijelaskan Andri, pelaku ini kerap mengenakan atribut TNI sehingga sampai disangka warga setempat memang anggota TNI. Bahkan itu dibuktikan oleh salah satu korbannya bernama, Anthoni yang tertipu hingga Rp 60 juta lebih sebagai pengurusan masuk akademi militer (Akmil) TNI anaknya. 

"Jadi dia sudah menipu sejak November 2019 lalu, bahkan telah mengambil uang Rp 60 juta dari korbannya Anthoni dengan iming-iming dijanjikan masuk Akmil TNI," beber Andri 

Selain itu, tambah Mayor Andri, pelaku ini juga mengaku kalau dirinya berpangkat Mayor yang bertugas di Mabes TNI. Namun saat diamankan, pelaku ini tidak mampu menunjukkan kartu tanda anggotanya. 

"Dia ini menjanjikan korbannya bisa lulus Akmil TNI, bahkan nanti menuju Mabes TNI dijemput naik helikopter," kata Mayor Andri lagi yang dibenarkan pelaku Ariyanto secara mengangguk. 

Selain menipu dengan diimingi korbannya bisa masuk Akmil TNI, pelaku ini juga sedang beraksi melakukan penipuan kepada sejumlah orang dalam pengurusan sertifikat tanah lahan eks HGU PTPN2. 

"Jadi dia mengaku memiliki akses untuk mengurus sertifikat eks HGU PTPN2, dari sini ada 4 korbannya salah satunya bernama Irwan, dari sini lah diketahui kalau pelaku ini mantan satpam PTPN2 yang dipecat," jelas Mayor Andri. 

Untuk proses selanjutnya, Mayor Andri bersama anggota menyerahkan pelaku Mayor palsu ini ke Polrestabes Medan, malam ini juga. 

"Hubungan kita dengan Polrestabes Medan cukup baik, jadi sudah kita koordinasi untuk mengantar pelaku ini ke Satuan Reskrim Polrestabes Medan," pungkasnya. (Zal/Hen)