Wow..!! Miliki Satu Linting Ganja, JPU Tuntut 7 Tahun Kurungan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Wow..!! Miliki Satu Linting Ganja, JPU Tuntut 7 Tahun Kurungan

Redaksi
Kamis, 20 Februari 2020

METROINDO.CO.ID | MEDAN - Pasca tuntutan yang dibacakan oleh Ricky T.A Pasaribu Jaksa Penuntut Umum (PJU) Kejari Medan diruang sidang Cakra 7, atas sidang pemilikan selinting ganja oleh Siwa Kumar warga Jalan S. parman Gg Langgar, Kelurahan Petisah, Kecamatan Medan Baru.

Menjadi polemik, pasalnya kuasa hukum Siswa Kumar merasa tuntutan JPU asal - asalan yang menerapkan pasal 111 ayat (1) UU no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman 7 tahun kurungan dan denda Rp.800.000.000 kepada kleinnya.

Hal ini disampaikan Dian Putri, SH kuasa hukum tersangka dari Kantor Lembaga Pelindung dan Kajian Hukum Wicaksana Indonesia. Kamis (20/2/2020).

Dijelaskannya, dimana tuntutan yang dibuat oleh JPU tidak sesuai dengan fakta fakta dipersidangan. Jaksa penuntut umum terkesan asal-asalan membacahkan  tuntutan.

"Seharusnya JPU menuntut Siwa kumar dengan pasal 127 ayat 1 UU no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dan menjatuhkan hukuman rehabilitasi karena berdasarkan pasal 54 UU no.35 tahun 2009 menyatakan bahwa seorang pecandu narkoba dan korban penyalahgunaan narkoba wajib menjalani rehabilitasi," terang Dian.

Siwa Kumar adalah pecandu ganja sudah 3 tahun, Siwa Kumar menjadi pencandu ganja dan hasil tes urin Siwa yang dijadikan bukti dalam persidangan positif Siwa pemakai ganja.

Sementara itu, Direktur Lembaga Pelindung dan Kajian Hukum Wicaksana Indonesia Ahmad Iqbal Fauzi, SH, MH. menyatakan majelis hakim harus memberi putusan nanti tanggal 25 Februari 2020 sesuai dengan isi pledoi penasehat Siwa kumar.

"Karena Siwa Kumar adalah korban dari narkoba, yang harus disembuhkan dengan cara rehabilitasi, tuntutan JPU tidak sesuai dengan tujuan hukum yaitu keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum," tegas Iqbal. (Hen)