Tim Patroli Lanal Dumai Lantamal I, Amankan Kapal Angkut 11 Bungkus Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Tim Patroli Lanal Dumai Lantamal I, Amankan Kapal Angkut 11 Bungkus Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Redaksi
Sabtu, 22 Februari 2020
Teks foto : Panglima Komando Armada I, Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, SE didampingi Komandan Pangkalan TNI AL, Laksma TNI Abdul Rasyid K, SE.MM. memberikan keterangan pers dan memperlihat BB Narkoba.


METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Tim F1QR (Fleet One Quick Response) Lanal Dumai Lantamal 1, berhasil menangkap kapal jaring tanpa nama GT. 3 membawa muatan 11 bungkus teh kemasan merk China berisi Narkotika jenis sabu seberat 11.616 gram dan 7 bungkus besar berisi ± 63.000 butir pil ekstasi beserta 2 orang ABK (diduga pelaku). Kini kapal dan barang bukti natkoba serta ABK digiring ke Markas Komando (Mako) Lanal Dumai, Provinsi Riau, Sabtu (22/2/2020).

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, SE., MM, melalui Dispen (Dinas Penerangan) Lantamal I dalam keterangan persnya mengatakan, keberhasilan tim F1QR Lanal Dumai, Lantamal I, Koarmada I melakukan penangkapan sebuah kapal jaring nelayan tanpa nama GT 3, berawal dari informasi yang diterima tim F1QR Lanal Dumai, pada Selasa (19/2) lalu.


Tim F1QR yang merencanakan penyergapan melakukan penyisiran dan penyekatan di Perairan Tanjung Sekodi Selat Padang yang merupakan wilayah kerja Lanal Dumai yang berada di jajaran Lantamal I, Koarmada I. Saat itu, F1QR mendeteksi sebuah siluet kapal jaring nelayan yang mencurigakan berkecepatan tinggi melintas pada jarak sekitar 200 meter di lambung kanan Sea Rider 85 PK.

Berdasarkan pengamatan, gerak gerik kapal jaring nelayan itu sangat mencurigakan. Sehingga tim memutuskan untuk melakukan pengejaran dan pemeriksaan terhadap kapal yang sebelumnya telah dilakukan pengintaian. 

“Melalui pengejaran yang melibatkan Sea Rider, kapal jaring itu akhirnya bisa dihentikan dan 2 ABK didapati dalam kapal,” papar Pangkoarmada I.

Sambungnya, dikarenakan cuaca buruk dan gelombang tinggi, Sea Rider 85 PK tidak dapat merapat ke kapal jaring nelayan, sehingga 2 orang tim melompat ke atas kapal untuk melakukan penggeledahan. Kemudian kapal jaring digiring Sea Rider 85 PK dan Kapal (Patroli Keamanan Laut) Patkamla Jemur 200 PK menuju Tg. Sekodi Perairan Selat Padang.

"Setelah keadaan laut berangsur tenang, Tim F1QR memeriksa dan menggeledah dan didapati 2 ABK berinisial AP (28) dan ZA (46) keduanya warga Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau, membawa muatan 11 bungkus kemasan teh merk China yang diduga berisi sabu dan 7 bungkus besar pil ekstasi," terangnya.

Tim F1QR melaporkan penangkapan tersebut kepada Danlanal (Komandan Pangkalan TNI AL) Dumai, Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto dan diperintahkan. Dan memerintahkan Danlanal membawa kapal fengan 2 ABK serta barang bukti untuk ditarik ke Dermaga Dumai dengan pengawalan ketat guna penyelidikan lebih lanjut.

Pangkoarmada I pada saat memberikan keterangannya didampingi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I), Laksma TNI Abdul Rasyid K, SE, MM, Walikota Dumai, Kapolres Dumai Dan Forkopimda Dumai mengatakan. Keberhasilan ini berkat kerjasama semua pihak aparat yang bersinergi di kota Dumai  sehingga bisa menggagalkan penyelundupan Narkoba yang terjadi di Dumai.

"Atas perbuatan para pelaku melanggar Undang Undang Narkotika, tersangka terancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati yang nantinya akan dilimpahkan kepada BNN untuk proses lanjutan," pungkas Pangkoarmada I. (Hen)