PT Smart Kebun Adipati Bangun Perumahan Karyawan Diduga Gunakan Kayu Ilegal -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

PT Smart Kebun Adipati Bangun Perumahan Karyawan Diduga Gunakan Kayu Ilegal

Redaksi
Senin, 17 Februari 2020
Tumpukan kayu illegal dikomplek pembangunan perumahan karyawan PT Smart (Foto /Tim)

METROINDO.CO.ID | LABURA

Tak lama lagi karyawan PT Smart kebun adipati akan menempati perumahan baru, hal itu disampaikan salah seorang karyawan kebun adipati saat ditemui di areal kompleks pembangunan perumahan karyawan di divisi I kebun Adipati Desa Blungkut, Kecamatan Merbau, Labuhanbatu Utara, Sabtu (15/02/2020) kepada wartawan.

Rencananya pihak perusahaan akan membangun dua kompleks perumahan baru anti gempa bagi karyawan di areal divisi I dan II tersebut. Namun ada yang janggal dalam pengerjaan pembangunan tersebut, di beberapa lokasi terlihat tumpukan kayu gelondongan berukuran 5-10 cm panjang sekitar 4 sampai 5 meter dengan jumlah mencapai ribuan batang.

Alat berat dilokasi 

"Kami menduga pihak PT Smart membangun rumah karyawan menggunakan hasil kayu hutan yang ditebang secara ilegal," Ucap sumber yang layak dipercaya. Senin (17/02/2020).

Setelah awak media mengamati beberapa waktu, ternyata kayu-kayu gelondongan tersebut dijadikan material pondasi dasar bangunan dengan cara ditancapkan ke tanah menggunakan alat berat exavator yang telah disiapkan pihak perusahaan.

Yang kemudian menjadi pertanyaan adalah, darimana pihak perusahaan mendapat pasokan kayu gelondongan dengan jumlah sebanyak itu. 

"Selain itu, pihak perusahaan juga diduga tak memiliki izin pemanfaatan kayu hutan itu," cetusnya.

Terpisah. Manager PT Smart kebun Pasopati tak berhasil ditemui untuk memberi klarifikasi, terkait proyek pembangunan rumah karyawan yang menggunakan material kayu hutan. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait sehubungan dengan pemanfaatan kayu gelondongan tersebut. (Hen/Ai)