Dikibusi Warga, Bandar Sabu Klambir V Kebun Diciduk Polisi -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Dikibusi Warga, Bandar Sabu Klambir V Kebun Diciduk Polisi

Redaksi
Kamis, 27 Februari 2020
Pelaku dan barang bukti saat diamankan

METROINDO.CO.ID | HAMPARAN PERAK - Perang terhadap narkoba dilancarkan Jajaran Polres Pelabuhan Belawan, kali ini Polsek Hamparan Perak yang berhasil menggulung bandar narkoba jenis sabu - sabu.

Dari data yang diperoleh, tersangka yang berhasil diamankan bernama Andika Prasetia Alias Andi Bilok (39). Warga Jalan Klambir V Kebun, Gg. Sidorukun, Kecamatan Hamparan Perak.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.


Kapolsek Hamparan Perak Kompol Azharuddin, SH. Kamis (27/02/2020) mengatakan penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang merasa resah dengan aktifitas peredaran narkoba.

"Begitu mendapat informasi, saya bersama Kanit Reskrim Iptu Bonar H. Pohan, SH dan tim langsung bergerak kelokasi yang dimaksut untuk melakukan pengintaian," ucapnya.

Petugas yang melakukan pengintaian, mendapati seorang pria yang sudah diketahuin dengan ciri - ciri yang diinfokan.

"Tersangka saat melihat tim, langsung lari kedalam rumah dan menguncinya dari dalam. Tim langsung melakukan pengepungan dan mendobrak pintu rumah," jelas Kompol Azharuddin.

Tersangka ditemukan bersembunyi didalam kamar mandi dan berusaha membuang barang bukti.

"Dia (tersangka) sempat hendak membuang barang bukti kedalam selokan kamar mandi, beruntung tim langsung sigap dan berhasil mengamankan barang bukti narkoba," cetus Kapolsek.

Dari penggeledahan itu, kita memperoleh barang bukti 3 bungkus Sabu2 seberat bruto  47 gram, Rp. 150 ribu uang hasil jual sabu2, 1 buah bong alat isap sabu, 2 Bks Plastik Kosong, 2 unit timbangan Digital, 1 Skop besar, 1 Buku catatan dan 1 buah HP.

Dari pemeriksaan awal, tersangka memperoleh barang haram itu dari rekannya berinisial R warga Kampung Lalang.

"Tersangka R tidak dapat kita temukan, untuk tersangka sudah kita boyong ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku kita jerat dengan pasal 114 (2) Subs 112 (2) UURI No. 35 Thn 2009 ancaman hukuman 20 Thn penjara," tandas Kapolsek. (Hen)