Cetar..!! Kaca Kantor DPPPA Dipecahkan, Akibat Tak Terima Orang Tuanya Di Tipu -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Cetar..!! Kaca Kantor DPPPA Dipecahkan, Akibat Tak Terima Orang Tuanya Di Tipu

Redaksi
Kamis, 30 Januari 2020
Kaca Kantor DPPPA Labuhan Batu Pecah

METROINDO.CO.ID | RANTAU PRAPAT -

Prank...prank.. jgreng... dua kaca jendela kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Labuhanbatu pecah, kaca berserakan dilantai, membuat ASN yang bertugas dikantor itu terkejut dan berhamburan keluar untuk melihat apa penyebab kaca pecah.

Dua kaca jendela kantor tersebut pecah akibat dipukul salah seorang pegawai honor yang juga diketahui sebagai putra mantan kepala DPPPA dengan mengunakan dongkrak mobil usai apel pagi, Rabu (30/1/2020) sekira pukul 8.00 wib


Kemarahan HB, yang diketahui sebagai Putra mantan kepala DPPPA itu berang karena tak terima atas peristiwa yang menimpa ibu kandungnya yang telah di tipu atas pergantian ibunya sebagai kepala DPPPA.

"Tidak terima saya bang, orang tua saya ditokohi," ujar HB.

Disitu juga, Hj ER mantan kadis DPPPA juga menyebutkan, dirinya diganti tanpa adanya pemberitahuan dan uangnya belum dikembalikan karena itu pula penyebab kemarahan putranya.

Sayangnya, Hj ER tidak menerangkan berapa jumlah uang dan siapa yang tidak mengembalikan uangnya.

Petugas satuan Pol PP yang tiba kelokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan meminta agar pelaku ikut kekantor untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, namun pelaku menolak.

"Kalau masalah itu, dirumah saya saja kita selesaikan, saya tidak akan lari," ujar HB dari dalam mobilnya.

Hj ER juga ikut menimpali dengan menyebutkan, "Kalau masalah kaca yang dirusak anak saya, kami ganti," ujarnya sambil menutup kaca mobil dan berlalu dengan mobil Ayla miliknya.

Tidak berapa lama kemudian, petugas kepolisian dari Polres Labuhanbatu tiba di lokasi kejadian dan meminta agar peristiwa itu dilaporkan secara resmi

Tinur Bulan, Kepala DPPPA yang baru bertugas dikantor itu kepada petugas Polisi mengatakan kalau pihaknya akan berkordinasi dahulu ke Sekdakab.

"Kalau masalah pengaduan tertulis, ini sedang kami kerjakan, ujarnya. (Dian)