Okto Benjamin SH Minta Polsek Sunggal Tangkap Pelaku Utama Diduga Hamili Anak Dibawah Umur -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Okto Benjamin SH Minta Polsek Sunggal Tangkap Pelaku Utama Diduga Hamili Anak Dibawah Umur

Redaksi
Kamis, 19 Desember 2019
Kuasa Hukum Legirin, Okto Benjamin Siregar SH


METROINDO.CO.ID | MEDAN SUNGGAL - 

Pasca ditahannya Legirin alias Rin oleh Polsek Sunggal terkait laporan dugaan cabul beberapa waktu yang lalu, sontak membuat keluarga dari Legirin sedih dan tak kuat meneteskan air mata. 

Legirin alias Rin dituduh telah melakukan cabul kepada Tasya yang kini katanya sudah berbadan dua alias hamil, sehingga kasus yang menimpa Legirin diserahkan kepada kuasa hukumnya.

Salah seorang keluarga Legirin yaitu Sariana (35), mengatakan sangat berharap agar pelaku sebenarnya yang menghamili anak dibawah umur (Tasya) segera di tangkap.

Sariana Keluarga Korban

"Kami sekeluarga merasa kecewa atas kejadian yang dituduhkan kepada Legirin, dan keluarga juga merasa keberatan atas penangkapan yang dilakukan oleh Polsek Sunggal, sebab yang menghamili Tasya bukan Legirin,  melainkan ada pelaku sebenarnya," Ungkap Anak Legirin Sariana, ketika ditemui dikediamannya Jalan Tanjung Selamat, Gang Percobaan, Kabupaten Deli Serdang,  Provinsi Sumatera Utara. Kamis (19/12/2019).

Sariana menambahkan, bahwa keluarga juga mempunyai dukungan dari yang menegaskan bahwa Legirin tidak pernah melihat Tasya berhubungan layaknya suami-istri dengan Legirin. 

"Keterangan-keterangan saksi mengakui tidak pernah melihatnya bahkan menurut beberapa saksi-saksi  mata yang melihat kejadian yang sebenarnya bahwa yang melakukan perbuatan terkutuk tersebut adalah keluarga dekatnya Tasya, yang diduga adalah Paman nya sendiri," Jelas Sariana.

Terpisah, kuasa Hukum Legirin, Okto Benjamin Siregar SH ketika dimintai tanggapannya mengatakan bahwa telah menghadirkan saksi kunci yang menyatakan bahwa klien kami tidak pernah melakukan hubungan intim alias tidak pernah melakukan hubungan layaknya suami-istri kepada Tasya apalagi menghamilinya.

"Saksi menyatakan korban pernah melihat dan mendengarkan pengakuan langsung dari korban bahwa yang pernah menyetubuhinya (Tasya) diduga dilakukan oleh Sofyan alias Membot dan Tukimin alias Kimin," Ujar Pengacara yang dikenal Vokal di Kota Medan ini.

Lebih lanjut Okto mengatakan. Pihaknya sebagai pengacara legirin alias Rin berharap segera penyidik Polsek Sunggal segera memeriksa dan menangkap yang dugaan pelaku sebenarnya yaitu Sofyan alias Membot dan Tukimin.

"Kami berharap kepada pihak Polsek Sunggal menangkap pelaku utama, biar jelas terang benderang sehingga keadilan benar-benar ditegakkan Di wilayah Hukum Polsek Sunggal". Tegas Sekjend DPP-MPSU (Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat - Masyarakat Perduli Sumatera Utara) itu.

Pihaknya mengatakan akan menyurati Kompolnas, Kapolri dan Kapoldasu.

"Kami akan melayangkan surat ke Kompolnas, Kapolri dan Kapolda agar kasus ini diberi perhatian khusus (Atensi)," tandasnya. (Hen)