Miris..!! Akan Merayakan Natal dan Jelang Tahun Baru, Rumah Digusur Oleh Pelindo -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Miris..!! Akan Merayakan Natal dan Jelang Tahun Baru, Rumah Digusur Oleh Pelindo

Redaksi
Rabu, 25 Desember 2019
Rumah warga Belawan Digusur Pelindo

METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Pihak PT Pelindo I (Persero) tetap melanjutkan penggusuran rumah warga yang akan melaksanakan Natal dan Tahun Baru di Lingkungan XIV, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Medan.

Rospita Br Sianturi, salah seorang warga kepada Metroindo.co.id mengatakan, meski malamnya mereka mau melaksanakan Natal dan telah bermohon, namun tetap saja Pelindo l membongkar rumah warga secara paksa.

Warga Histeris saat rumahnya digusur

“Kita ini sesama manusia janganlah kejam-kejam kali dan kami minta ditunda penggusuran ini setelah selesai Natal, tapi pihak Pelindo I tidak menerima permohonan kami. Kita saling menghargai, maka hargailah kami,” sebut Br Sianturi. Rabu (25/12/2019).

Warga lainnya, Indah Br Silaban menyampaikan rasa kekecewaannya kepada pihak PT Pelindo I. “Pihak Pelindo I tidak terima permohonan warga sampai bulan satu (Januari) tahun 2020, PT Pelindo I ini tidak punya rasa kasihan kepada kami,” terangnya.


Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD Medan, Erwin Siahaan, mengaku prihatin dengan penggusuran 40 rumah warga oleh PT Pelindo I. Pasalnya penggusuran rumah warga tersebut dilakukan jelang malam perayaan Natal.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini mengaku sangat bersedih. Karena apa yang dilakukan BUMN tersebut dinilainya tak mencerminkan rasa toleransi.

“Mau nangis saya dengarnya, apa gak bisa setelah Natal dan Tahun Baru dilakukan penggusuran,” ujarnya kepada wartawan saat diminta tanggapannya.

Menurutnya, apabila warga salah karena membangun rumah di lahan milik Pelindo, harusnya penggusuran ditunda, tidak dilakukan saat jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Bagaimana kalau dari masyarakat yang digusur itu merayakan Natal, tidak ada lagi tempat tinggalnya. Apa gak bisa ditunda, apakah pihak kecamatan sudah memfasilitasi atau ikut membantu mencari tempat tinggal yang layak misalnya, walaupun mereka salah, tapi mereka rakyat kita juga, warga negara Indonesia,” sebutnya.

Dia pun mempertanyakan urgensi penggusuran rumah warga tersebut, apakah ada sesuatu yang mendesak.

“Mau dibuat apa lahan bekas penggusuran itu, apakah segenting itu sampai-sampai Pelindo menggusur saat jelang Natal,” ujarnya.

Diketahui, 40 warga Lingkungan 14, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, digusur PT Pelindo I Cabang Belawan, beberapa jam sebelum malam Natal.

Kepada wartawan, Manager SDM dan Umum Pelindo 1 Cabang Belawan, Khairul Ulya menyatakan, ada sekitar 40 bangunan liar yang ditempati warga yang dirobohkan, karena bangunan tersebut terkena pelebaran Jalan Pelabuhan Raya yang merupakan akses jalan keluar masuk pelabuhan peti kemas.

"Kepada warga sebelumnya, telah diberi uang pindah sebesar Rp 7,5 juta, namun sebagian warga masih bertahan menempati lahan tersebut hingga batas akhir yang diberikan". (Hen)