Kapal MBF Diduga Manipulasi GT dan Menggunakan Jaring Trawl -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Kapal MBF Diduga Manipulasi GT dan Menggunakan Jaring Trawl

Redaksi
Kamis, 12 Desember 2019
Kapal Trawl

METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Selain dilengkapi alat penangkap ikan jaring trawl, Kapal KM MBF 888 No 66/PPa diduga memanifulasi grosston (GT). Bahkan, ketika kapal bersandar di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, di lambung kapal tidak tertulis ukuran kapal.

Dugaan manipulas GT disampaikan Rizal (56), seorang nelayan Belawan. Apalagi, sambungnya, selain tidak mencantumkan ukuran kapal di lambung, nama kapal dan nomor maupun tempat pendaftaran kapalnya ditulis dengan mengunakan cat minyak.

“Seharusnya nama kapal dan ukuran itu ditulis dengan pahat di lambung kapal. Kalau razia baru dipasang pemiliknya. Bahkan kapal ini dilengkapi jarring trawl yang dilarang pemerintah,” terang Rizal, menunjukkan kapal yang dimaksud, Kamis (12/12/2019).

Kapal MBF yang dimaksud Rizal tak lain diduga milik pengusaha kapal ikan bernama Abi. Pria ini dikenal pemilik kapal ikan terbesar di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, bahkan hampir keseluruhan kapalnya dilengkapi jarring Trawl.

"Abi banyak kenal pejabat dan aparat, tidak mungkin ditangkap. Makanya dia tidak takut menggunakan pukat trawl. Buktinya, tanpa mencantumkan GT, KM MBF 888 bebas berlayar mencari ikan di laut,” ujar Rizal.

Bahkan bukan lagi rahasia umum sosok Abi. Buktinya sampai sekarang, tidak ada satu aparatpun yang menindak kapal-kapal tersebut di gudang MBF milik Abi.

“Kita nelayan kecil bukan iri, seharusnya jika memang ada yang salah dan menyalahi undang-undang harus ditindak. Yang kami harapkan hanya keadilan, semua sama di haapan hukum,” tegas Rizal, dengan nada kecewa. (Hen)