Bajing Loncat Selalu Meresahkan Supir Truk Akhirnya Diamankan Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Bajing Loncat Selalu Meresahkan Supir Truk Akhirnya Diamankan Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan

Redaksi
Selasa, 31 Desember 2019
Pelaku Bajing Loncat saat diintrogasi oleh Kapolres Belawan AKBP Dayan dan Kanit Resum Ipda Erikson SH

METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Polisi kembali menangkap pelaku kejahatan yang meresahkan supir truk dengan cara diperas dan dianiaya. Tersangka merupakan bajing loncat yang sering beraksi meresahkan masyarakat.

Peristiwa berawal pada (17/12/2019),lalu sekitar pukul 03.30 Wib. Dimana pengemudi truk bermuatan kayu rambung yang dikemudikan korban yakni Ramadhona (35) warga Pulau Samosir, Kota Tebing Tinggi saat melintas di simpang Sicanang dan dihadang oleh kedua pelaku yakni SA dan rekannya (DPO).

Pelaku saat diamankan petugas

Korban yang tidak mengenal pelaku, diminta untuk menyerahkan uang sebesar 20 ribu rupiah sambil ditodongkan sebilah pisau.

“Korban tidak berikan uang sehingga pelaku memecahkan kaca samping kanan mobil dengan menggunakan kayu balok. Serpihan kacanya mengenai rusuk kanan sehingga robek dan berdarah,” kata Kapolres Belawan AKBP Dayan didampingi Kasat Reskrim AKP Jerico. Selasa (31/12/2019).

AKP Jerico Lavian Candra menambahkan, pelaku SA (30) warga Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan sudah berhasil ditangkap hari ini sekitar pukul 05.00 Wib.

“Tersangka terpaksa ditembak karena menyerang petugas saat akan ditangkap,” katanya.

Jerico menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara diketahui pelaku sudah sering melakukan pemerasan terhadap supir truk yang melintas.

Bahkan pelaku tak segan untuk menganiaya warga setempat bila berani melaporkan aksinya kepada polisi. Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti pisau dan potongan baju korban serta sejumlah uang.

“Kita masih mengejar pelaku lainnya. Pastinya polisi berkomitmen untuk memberantas kejahatan sesuai dengan komenderwisnya pak Kapolri,” tandas orang nomor satu di Satreskrim Polres Belawan itu.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 368 subsider 351 KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. (Hen)