Kuasa Hukum Korban Ajukan Surat Penolakan Penangguhan Pelaku Kepada Kajari Belawan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Kuasa Hukum Korban Ajukan Surat Penolakan Penangguhan Pelaku Kepada Kajari Belawan

Redaksi
Rabu, 02 Oktober 2019


Kuasa Hukum Korban Ahmad Iqbal SH MH

METROINDO.CO.ID : BELAWAN - Kami mendapatkan informasi bahwa pihak pelaku pencurian Surya Indra Buana alias Indra atas barang barang milik klien kami Jeni Kristin Sitepu, kami merasa keberatan karena sejak awal pada saat klien kami membuat laporan pencurian tersebut di Polres Pelabuhan Belawan, klien kami sering mendapatkan ancaman dan tekanan dari pelaku, hal ini membuat klien kami merasa ketakutan. 

"Karena dengan pelaku ditahan korban merasa nyaman dan tenang karena dari awal korban membuat laporan di polres Belawan korban banyak mengalami tekanan dan intimidasi dari pelaku dimana pelaku adalah ketua OKP di Medan Marelan," Hal tersebut dikatakan oleh kuasa hukum korban Ahmad Iqbal SH MH, saat ditemui diruang kerjanya. Rabu (02/10/2019).

Adapun isi surat tersebut yaitu permohonan korban kepada Kejari Belawan untuk menolak permohonan penangguhan yang diajukan oleh pelaku dengan nomor laporan : 47/SK/LBH.WI/IX/2019.

Apabila bila pelaku ditangguhkan penahanannya oleh kejaksaan negeri Belawan, klien kami akan merasa tidak nyaman apalagi ternyata kami mendapat informasi dari media sosial FB ada juga korbannya yang lain tapi tidak berani membuat laporan.

Postingan atas kekesalan diduga korban di tipu oleh Oknum Ketua

"Karena pelaku adalah ketua OKP maka dengan ini kami kan mengirimkan surat permohonan untuk menolak permohonan penangguhan yg diajukan oleh pelaku, harapan kami kejaksaan negeri Belawan mengabulkan permohonan kami sehingga klien kami merasa nyaman hingga tidak ada lagi tekanan dan intimidasi yang dilakukan pelaku terhadap korban membuat korban menjadi sangat ketakutan dan merasa terancam nyawanya," Harap Praktisi Hukum ini.

Atas penangkapan dan penahan terhadap pelaku pencurian barang barang milik klien kami.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada kejaksaan negeri Belawan karena telah bertindak sesuai dengan tujuan hukum yaitu keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum dimana penahan terhadap pelaku adil buat korban dan bermanfaat bagi korban," terang Iqbal.

Maka kemarin pihak kuasa Hukum korabn mendapat informasi bahwa pelaku mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

"Harapan kami Ibu Yusnani Kejari Belawan menolak permohonan tersebut karena apabila permohonan tersebut dikabulkan maka tidak sesuai dengan tujuan hukum yaitu keadilan kemanfaatan dan kepastian hukum, sehingga kemarin kami telah mengajukan surat kepada Kejari Belawan yang tembusannya juga telah kami kirimkan kepada Kejati Sumut, kejaksaan Agung RI, dan Presiden RI," Harap Advokad lulusan dari Universitas Dharma Agung ini.

Adapun isi surat tersebut yaitu permohonan korban kepada Kejari Belawan untuk menolak permohonan penangguhan yang diajukan oleh pelaku. (MI/Zen).