Tindak Kejahatan Di Jalan Tol Merajalela, Praktisi Hukum : Pengamanan Dan Patroli Polres Belawan Harap Ditingkatkan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Tindak Kejahatan Di Jalan Tol Merajalela, Praktisi Hukum : Pengamanan Dan Patroli Polres Belawan Harap Ditingkatkan

Redaksi
Jumat, 20 September 2019
Praktisi Hukum Rion Arios SH
METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Dengan viralnya bajing loncat di medsos, media online, maupun cetak Beberapa hari yang lalu diharapkan pengamanan dan patroli Polres Pelabuhan Belawan diharapkan lebih ditingkatkan. Jumat (20/09/2019).

Salah satu Praktisi Hukum Rion Arios SH mengatakan ia meminta pihak Jasamarga dan Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan sering melakukan kegiatan Patroli di jalan Tol, untuk menghindari terjadinya pelaku tindak kriminalitas.

"Para pelaku kejahatan sudah tidak memiliki akal lagi, makanya bisa berbuat seperti itu, untuk mengecilkan angka tindak kriminalitas kita juga harus menekan peredaran narkoba diwilayah tersebut, dan melakukan patroli rutin di Jalan Tol, yang semakin banyak para banjit jalanan" ucap Rion yang juga sebagai wakil DPC Gerakan Anti Narkoba (Granat) Kota Medan

Rion juga mengungkapkan saat ini pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan jalan bebas hambatan (Tol) khususnya di Sumatera Utara, namun tindak kejahatan semakin marak terjadi membuat para pengendara merasa tidak aman.

"Pelaku kejahatan bajing loncat dan juga perampokan di jalan Tol diduga sering terjadi, membuat masyarakat khususnya untuk kendaraan bersumbu dua atau lebih seperti mobil, bus, truk bertujuan untuk mempersingkat jarak dan waktu tempuh dari satu tempat ke tempat lain. menjadi lebih waspada" Jelas Rion

Pelaku bajing loncat terekam kamera

Sementara itu, salah satu supir bernama Wanto Suwandi (48) mengngukapkan dirinya merasa takut dengan banyaknya pelaku kriminal yang berada di jalan Tol. Karena bisa membahayakan para supir.

"kemarin saya lihat vidio banjing loncat yang viral di Tol Kim Mabar 2, Medan Deli, mereka tidak takut dengan tindakannya disiang bolong, kami sebagai supir atau kernet tidak bisa berbuat banyak, karena kalau kami jumpa seperti itu hanya diam saja. kalau teriak takutnya mereka melakukan sesuatu, dan memanggil teman-temannya yang lain" ucapnya

Akibat seringnya terjadi tindak kejahatan seperti Tol Mabar dan Tanjung Mulia, para pengguna jalan Tol berharap kepada jasamarga dan Kepolisian untuk segera membrantas para pelaku, dengan cara sering melakukan patroli keliling serta penambahan pos penjagaan di sekitar gerbang pintu masuk dan keluar.

Sebelumnya sepekan yang lalu telah terjadi dua kejadian perampokan dan bajing loncat viral di medsos maupun Media Online dan Cetak, di pintul Tol dua pelaku bajing loncat berhasil mengambil velg mobil di gerbang keluar Tol Mabar 2 KIM, Kecamatan Medan Deli. Rabu, (18/09/2019) namun sampai saat ini pelaku baru satu orang tertangkap berinisial MNA Tua (26), dan pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kemudian, Putri Purnamasari (23), dirinya dirampok orang tak dikenal di pintu Tol Tanjung Mulia, Jalan Krakatau Ujung, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Jumat (13/9), jam 14.00 WIB. dan para pelaku berhasil dibekuk tim Gagak Polres Pelabuhan Belawan (MI/Sigit)