Minyak Milik PT Sinar Mas Untuk di Ekspor Tumpah Hingga Ke Perairan Belawan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Minyak Milik PT Sinar Mas Untuk di Ekspor Tumpah Hingga Ke Perairan Belawan

Redaksi
Minggu, 22 September 2019
Minyak yang tumpah
METROINDO.CO.ID | BELAWAN - Puluhan ton minyak makan milik PT Sinar Mas jenis Ekspor tujuan ke Singapore dikawasan Gudang 105 Pelabuhan Ujung Baru  Kecamatan Medan Belawan Sabtu ( 21/09/2019) tumpah kelaut.

Tumpahnya minyak makan tersebut membuat masyarakat dan petugas berbondong-bondong untuk mengambilnya.

Informasi yang berhasil didapat menyebutkan, Menurut keterangan dilapangan dermaga 105, minyak yang tumpah tersebut usai kapal yang memuatnya tujuan ke Luar Negeri telah berangkat pada pagi itu sekitar pukul 06.00 wib tujuan ke Singapore. Sekitar 30 menit setelah kapal berangkat maka minyak makan tersebut keluar dari pipanya dan membajiri Kolam Pelabuhan Belawan dan dermaga 105.

Akibatnya Laut dan dermaga digenangi minyak makan, sementara pengemudi Ojek dan sejumlah pemuda (buruh bongkar muat) yang saat itu berada dilokasi kejadian langsung menimbanya dan memasukkan kedalam drum dan plastik besar. Setelah palstik penuh kemudian mereka menggunakan ember dan memasukkan delam drum dan secara mendadak datang 5 unit mobil tanki dan langsung membuka penutup tanki dan kemudian menampung dari bawah.

Hingga pukul 10.30 wib maka minyak yang tumpah tersebut berhenti dan mobil tanki yang telah penuh minyak makan tersebut langsung keluar dari Pelabuhan Belawan menuju ke Medan untuk menjual hasilnya.

Sementara pengemudi ojek, dan pekerja kebersihan yang menggunakan drum dan ember serta plasik langsung mengeluarkan minyak makan tersebut dari Pos l membawanya ke Pasar Impres untuk menjualnya kepada penadah.

Tumpahnya minyak makan milik PT Sinar Mas Medan ini saat dikonfirmasi ke PT Sinar Mas yang terletak di Jalan Raya Pelabuhan Belawan, Humas PT Sinar Mas RF. Siringoringo tidak berada ditempatnya menurut Security yang bertugas pada siang itu mengatakan bahwa bapak RF Siringoringo tidak masuk kerja berhubung hari Sabtu dan bapak tersebut masuk kerjanya hanya hari Senin hingga hari Jumaat saja.

Pengamatan wartawan ini di Pelabuhan Belawan, minyak yang tumpah puluhan ton sebagian mengalir kedalam laut dan sebagian mengalir kelantai dermaga sehingga dermaga Ujung Baru digenangi minyak makan langsung dikutip oleh para pekerja baik yang tergenang dilantai maupun didalam parit parit kemudian dibawa keluar dijual kepasar Inpres Belawan seharga Rp 6000 hingga Rp 7000 perkilonya. (MI/Sigit)