Disdik Paluta Siapkan Sekolah Ramah Anak (SRA) -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Disdik Paluta Siapkan Sekolah Ramah Anak (SRA)

Redaksi
Senin, 09 September 2019
Sekda Paluta H Burhan Harahap SH didampingi Kadis Pendidikan Paluta Eva Sartika Siregar SH MKn saat mengunjungi SMP Negeri 1
METROINDO.CO.ID | PALUTA - Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) siapkan Sekolah Ramah Anak (SRA). Hal itu diketahui dari beberapa kunjungan Dinas Pendidikan Paluta ke sejumlah sekolah yang terdiri dari PAUD, SD dan SMP yang telah menyanjung status dan predikat Sekolah Layak Anak di Kabupaten Padang Lawas Utara.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) yang telah dilaksanakan Disdik Paluta beberapa waktu lalu, sekaligus penyerahan spanduk sebagai simbol Sekolah Ramah Anak kepada sekolah-sekolah yang telah mendeklarasikan diri menjadi Sekolah Ramah Anak pada saat sosialisasi berlangsung.

Eva Sartika Siregar SH Mkn selaku Plt Kadis Pendidikan Paluta mengatakan bahwa Sekolah Ramah Anak adalah sebuah proses pemenuhan hak dan perlindungan anak selama anak berada di sekolah dengan menciptakan kondisi sekolah yang bersih, aman, ramah, indah, sehat dan asri serta nyaman untuk anak dan warga sekolah lainnya. "Pemkab Paluta melalui Dinas Pendidikan sudah menyiapkan beberapa sekolah dengan predikat Sekolah Ramah Anak," katanya, Senin (9/9/2019).

BACA JUGA : Ketua ANSM Minta Kejatisu Periksa Surat Izin Keruk Kapal TB Mitra Berkah II

Eva juga menyampaikan tujuan dan harapan dilaksanakan sosialisasi Sekolah Ramah Anak adalah untuk mendorong seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Paluta menjadi sekolah yang lebih baik kedepan dan untuk Kabupaten Paluta sudah ada 25 sekolah yang menjadi contoh icon Sekolah Ramah Anak. "Mudah-mudahan sekolah-sekolah lainnya dapat mengikutinya untuk menjadi Sekolah Ramah Anak juga," sebutnya.

Secara singkat Eva menjelaskan bahwa Sekolah Ramah Anak adalah konsep yang bertujuan menjadikan anak nyaman dalam proses belajar mengajar di sekolah. Oleh sebab itu sekolah mesti aman dan asri dengan guru-guru dan teman-teman yang menghargai hak-hak anak.

Sementara Sekda Paluta H Burhan Harahap SH mengatakan, pendidikan dan anak-anak didik adalah tanggungjawab bersama secara keseluruhan. "Anak-anak adalah generasi penerus. Kita harus berpikir bagaimana membuat mereka mempunyai suatu ruang hidup yag membuat mereka tumbuh dan berkembang dengan baik. Sehingga ketika mereka menggantikan posisi kita sudah memiliki SDM yang handal," katanya.

Sekda juga berharap agar seluruh stakeholder terkait tetap bersinergi untuk mewujudkan Kabupaten Paluta yang bisa menjadi kabupaten yang benar-benar akan mendapat predikat kabupaten Layak Anak (KLA) dalam waktu yang tidak terlalu lama. (MI/Mar)