Diduga Hasil Kejahatan, Polsek Medan Labuhan Amankan 46 Sepeda Motor Di Jalan Paku Marelan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Diduga Hasil Kejahatan, Polsek Medan Labuhan Amankan 46 Sepeda Motor Di Jalan Paku Marelan

Redaksi
Kamis, 25 Juli 2019
Kapolres Pelabuhan Belawan Saat Memaparkan 
METROINDO.CO.ID | LABUHAN - Polsek Medan Labuhan berhasil amankan puluhan sepeda motor dan empat pelaku Irfan (27), Herman Syahputra (23), MA (15) dan Efendi Siagian alias Jon Kei (41) di Jalan Paku, Kelurahan tanah600, Kecamatan Medan Marelan.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan menjelaskan, terungkapnya kasus ini atas laporan masyarkat yang menyebutkan bahwa ada rumah yang dijadikan tempat penampungan sepeda motor hasil curian di Jalan Paku, Marelan.


"Menidak lajuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Medan Labuhan melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud," jelas mantan Kasudit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut didampingi, Kasat Reskrim, AKP Jerico Lavian Chandra dan Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edy Safari, dalam siaran persnya di Mapolsek Medan Labuhan, Kamis (25/7/2019).

BACA JUGA : Mengenal Bahaya Narkoba Dan Kenakalan Remaja, Polres Pelabuhan Belawan Beri penyuluhan Ke Siswa-Siswi

Setiba di lokasi, Ikhwan menerangkan, petugas langsung melakukan penggeledahan di tempat penyimpanan motor curian tersebut.

"Sewaktu digeledah, didapati 46 sepeda motor berbagi merek dengan kondisi kunci kontaknya rusak. Diduga merupakan hasil curian yang disimpan oleh Jhon Kei," terang mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini.

Selanjutnya, Ikhwan mengungkapkan, tanpa menunggu waktu lama, petugas langsung mengangkut puluhan motor tersebut ke dalam truk bersama dengan pemilik dan anaknya serta terduga penadah bernama Irfan dan Herman Syahputra ke Mapolsek Medan Labuhan untuk proses lanjut.

"Kasus ini masih kita kembangkan dengan terlebih dahulu mengecek kelengkapan surat-surat kendaraannya. Oleh sebab itu, kita mengimbau kepada masyarakat bila mana ada kehilangan sepeda motor dengan jenis yang sama, dapat mendatangi Polsek Medan Labuhan," ungkapnya sembari menambahkan untuk para penadah dijerat pasal 480 KUHPidana dengan ancaman tujuh tahun penjara (MI/Sigit)