Berjualan Narkoba, 3 Warga Binaan Rutan Labuhan Deli Sumut Diamankan -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Berjualan Narkoba, 3 Warga Binaan Rutan Labuhan Deli Sumut Diamankan

Redaksi
Kamis, 04 Juli 2019
Tersangka dan barang bukti.
METROINDO.CO.ID | LABUHAN  - Mungkin karena tergiur dengan keuntungan yang cukup besar, tiga warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Labuhan Deli, Sumatera Utara, nekat menjual narkoba jenis sabu- sabu.

Meski sudah berstatus tahanan dan mendekam di Rutan Labuhan Deli kelas II-B terkait kasus narkoba, namun tidak membuat jera ketiga para pelaku ini.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan masing - masing bernama Dermawan, Ibrahim dan Boni Sihombing.

Ketiga pengedar Narkoba itu ditangkap saat petugas Rutan Labuhan Deli, melaksakan razia insidentil di kamar hunian Blok A lantai III kamar 4.

BACA JUGA: Proyek Areal Parkir PT Pelindo Senilai Rp.46 Miliar Diduga Menyimpang

Kepala Rutan Labuhan Deli, Nimrot Sihotang yang dikonfirmasi Kamis, (4/7) mengatakan, penangkapan yang dilakukan terhadap ketiga penghuni tahanan tersebut setelah mendapat informasi yang diterima oleh pihaknya.

"Berbekal informasi itu, langsung dilakukan pemeriksaa insidentil di blok A lantai III kamar 4," ujar Nimrot lewat sambungan telepon selulernya.

Kemudian, Nimrot menjelaskan, setiba dilakukan pemeriksaan terhadap para tahanan, petugas menemukan barang bukti penyalahgunaan narkoba.

"Dari hasil penggeledahan, kita temukan barang bukti berupa tiga telepon seluler, empat buah sendok besi, dua paket berisi serbuk kristal sabu-sabu, timbangan elektronik, tiga buah mancis," jelasnya.

Selajunya, Nimrot menerangkan, atas temuan itu pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

"Setelah ketiganya kami amankan, langsung berkoordinasi dengan Polsek Medan Labuhan. Tak berapa lama Unit Reskrim langsung datang dan membawa para tahanan narkoba tersebut," terangnya.

Disinggung kenapa barang haram tersebut bisa masuk ke dalam, Nimrot mengaku pihaknya lalai akan melakukan pemeriksaan terhadap para tahanan dan karena over kapasitas, sehingga petugas kurang maksimal melaksanakan tugas.

"Usai persidangan dari pengadilan, ketiganya kembali ke Rutan Labuhan Deli. Disitu, petugas lalai untuk memeriksanya kembali. Sehingga narkotika jenis sabu-sabu bisa masuk ke dalam," akunya.

Nimrot menambahkan, pihaknya kedepanya tetap melakukan pemeriksaan rutin baik tahanan maupun Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) lainya. "Atas kelalaian tersebut, kita akan tingkatkan pemeriksaan," kilahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edy Safari SH memebenarkan pihaknya telah membawa ketiga tahanan tersebut. "Iya benar. Saat ini ketiganya dalam pemeriksaan lanjut di Mapolsek Medan Labuhan," tandasnya. (MI/Rendy)