Ketum Himmah Medan Tolak Kerusuhan Di Indonesia Khususnya Sumatera Utara -->

Iklan Semua Halaman

Jasa website

Ketum Himmah Medan Tolak Kerusuhan Di Indonesia Khususnya Sumatera Utara

Redaksi
Selasa, 25 Juni 2019
Ilham Fauji Munthe Ketum Himmah Kota Medan.
METROINDO.CO.ID | MEDAN - Pemilihan Presiden RI Periode 2019-2024 telah usai, tahapan demi tahan sudah berjalan baik hingga dari calon yang tidak puas dengan hasil keputusan KPU diambil jalur hukum di Mahkamah Konstitusi.

Sementara itu, Ilham Fauji Munthe Ketum Himmah Kota Medan
Alumni UMN Alwashliyah Pemuda Asal Kabupaten Labuhanbatu Utara Ini mengatakan, bentuk demokrasi yang baik dan terbuka di Indonesia, pada tanggal 28 Juni 2019 nanti Mahkamah Konstitusi akan mengumumkan hasil keputusan MK tentang sengketa Pilpres 2019.


Melihat tindakan-tindakan yang diambil oleh masing masing relawan 01 dan 02 sebelum pilpres dan pasca pilres sangat banyak menguras tenaga dan pikiran, hingga banyak nya yang bersinggungan antara relawan 01 dan 02, yang menyebabkan kurang rukunnya persaudaraan pasca pilpres akibat beda pendapat. 

Ejekan Kampret dan Cebong tak asing lagi kita dengar baik di dunia maya maupun di dunia nyata hingga sampai menyebabkan pertengkaran, hingga hilangnya budaya ketimuran kita dan marwah Negara yang begitu mudah di obok-obok dengan sajian sajian informasi HOAX. 

Berangkat dari kekhawatiran kami selaku pemuda kota medan akan adanya kerusuhan pasca hasil MK dikarenakan tidak terimanya paslon /relawan 01 atau 02.

"Maka kami mengambil sikap kongkrit dan mengajak masyarakat Indonesia terkhusus kota medan sumatera utara agar menerima hasil keputusan MK pada tanggal 28 juni 2019 nanti dan sama sama menolak kerusuhan di Indonesia terkhusus di kota medan sumatera utara" Ujarnya

"Mari kita jaga kondusifitas di kota kita masing masing demi keamanan dan ketentraman masyarakat Indonesia, aman dan tentram akan membuat kita sejahtera, membuat Negara kita maju, dan di segani dunia" Tambahnya

Semua ini akan tercapai jika kita sama sama bersatu berdasarkan kepentingan bersama sesuai dengan cita cita para pahlawan kita "Indonesia Merdeka" (MI/Sigit)